Friday, 3 April 2015

Fadli Zon: DPR Tak Mau Ambil Pusing Presiden Langgar UU TNI

Jakarta – Polemik pengangkatan Mayjen Andogo Wiradi sebagai Deputi V Bidang Analisis Data dan Informasi Strategis Kantor Staf Kepresidenan, ternyata mendapat tanggapan yang lain dari Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, mengungkapkan bahwa pengangkatan Mayjen Andogo Wiradi adalah hal yang menjadi ranah eksekutif yang tidak perlu dikomentari oleh DPR sebagai legisatif.

“Jika dibutuhkan perangkat untuk mendukung kerjanya, masa kita menghalangi.  Urus urusan rumah tangga masing-masing.  Itu ranah eksekutif,” kata Wakil DPR itu.

“Kalau dia harus berhenti ya biarkan dia memilih.  Masih banyak urusan yang harus diseleseikan DPR,” tambahnya.

Fadli Zon menganggap permasalahan aktifnya Andogo sebagai anggota TNI dan pencalonannya sebagai Deputi Staf Kepresidenan merupakan permasalahan teknis ditubuh TNI.  Dirinya merasa parlemen tidak seharusnya menginterupsi  keputusan Presiden.

Namun, demi tidak membuat permasalahan ini kian melebar, Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan menunda pelantikan mantan Kasdam I/BB tersebut, yang semula diagendakan bersamaan dengan pelantikan empat Deputi lain.  Masyarakat berharap semoga TNI tetap menjadi lembaga yang  Netral, dan bukan sebagai alat kekuasan semata. (Dheenar)




BAGIKAN

0 comments: