Thursday, 2 April 2015

Klaim pengamanan rutan sudah ketat, BNN heran 10 tahanan bisa kabur

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) masih tak habis pikir bagaimana tahanan bisa kabur sampai 10 orang. Sebab, mereka merasa sudah memberikan pengamanan yang begitu ketat.

Humas BNN, Kombes Slamet Pribadi, mengatakan jarak tembok yang dijebol ke dinding pelarian mencapai lebih kurang 4 meter. Selain itu, tinggi tembok juga mencapai 5-7 meter. Diduga, melalui tembok yang jadi pemisah dengan RS Otak Nasional inilah para tahanan kabur karena ada sebatang kayu yang tersandar dan bercak darah.

"Gedung tahanan itu setiap hari dijaga empat orang satpam," katanya saat jumpa pers di Kantor BNN, Cawang, Jakarta, Selasa (31/3).

Dia juga mempertanyakan bagaimana bisa pada pukul 03.00 WIB dini hari, mereka tidak di sel-nya masing-masing. Sekedar diketahui, setiap sel di Rutan BNN diisi 6 orang.

"Kenapa mereka pada pukul itu bukan berada di dalam tahanan, melainkan di luar sel atau di lorong antara sel. Hal ini kami sedang diselidiki oleh para pihak inspektorat," lanjutnya.

Melihat cara kerusakan sel, dia menduga para tahanan sudah mempersiapkan rencana kabur mereka dengan baik.

"Menurut saya dia (para napi kabur) sudah mendesain cara untuk melarikan diri," tutupnya. (Merdeka/ds)

BAGIKAN

0 comments: