Thursday, 9 April 2015

KSAU: Militer adalah Instrumen Diplomasi

Trimedianews, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Agus Supriatna, menegaskan, penggunaan instrumen militer merupakan poin penting yang dapat digunakan sebagai alat diplomasi. Pasalnya, kekuatan militer dianggap mampu meningkatkan posisi tawar dalam penyelesaian persoalan bilateral maupun multilateral.

"Secara nasional saat ini, power politics tampaknya masih menjadi isu yang menonjol dalam perkembangan global, khususnya penggunaan instrumen militer," beber Agus saat memberikan sambutan dalam HUT TNI AU ke-69 di Lanud Halim Perdana Kusuma, Kamis (9/4/2015).

Agus menggarisbawahi, beberapa permasalahan lintas negara yang harus diperhatikan TNI AU ialah masalah terorisme serta perkembangan gerakan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Sebab, kata dia, pertumbuhan gerakan tersebut dapat meresahkan umat beragama di Indonesia. Untuk itu, prajuritnya dianggap perlu merumuskan pencegahan baik dari dalam maupun luar negeri.

"Perkembangan terorisme dan gerakan ISIS sudah sangat mengkhawatirkan, kita perlu merumuskan langkah pencegahan," imbuhnya.

Selain itu, TNI AU juga dituntut untuk mengatasi persoalan illegal fishing, illegal logging, human trafficking, serta kejahatan markotika. "Itu semua adalah tantangan yang memerlukan peran aktif TNI AU guna mencari solusi," pungkasnya.(Okezone)

BAGIKAN

0 comments: