Thursday, 23 April 2015

Pemkot Malang Siap Lindungi Cagar Budaya

Illustrasi
Sebagaimana diketahui bahwa di Kota Malang banyak sekali bangunan cagar budaya, seperti halnya yang ada di sepanjang Jl. Ijen. Seiring berjalannya waktu, bangunan cagar budaya itu menjadi hak milik perseorangan atau pribadi dan beberapa bangunan dialihfungsikan pemanfaatannya.

Terkait hal tersebut, Wali Kota Malang, H. Moch. Anton akan segera membuat peraturan daerah (Perda) untuk mengatur serta melestarikan cagar budaya tersebut. “Dengan demikian, maka keberadaan bangunan cagar budaya tersebut dapat dilindungi,” jelas politisi PKB itu, Senin (09/02)
“Perda cagar budaya ini sangat penting, karena wisata bersejarah merupakan salah satu unggulan tujuan pariwisata di Kota Malang. Sehingga nantinya wisata tersebut tidak punah akibat tidak adanya payung hukum yang melindungi,” imbuh pria yang akrab disapa Abah Anton itu.

Selain akan segera membuat Perda tentang cagar budaya, Pemkot Malang juga akan menghidupkan kembali even Malang Tempo Doeloe (MTD). MTD ini juga merupakan upaya untuk menghidupkan wisata sejarah Kota Malang. “Masyarakat atau pengunjung MTD dapat mengetahui dan belajar secara detail mengenai sejarah Malang,” papar pria Alumni ITN Malang itu.

“Sejarah sangat penting untuk dilestarikan agar anak cucu kita bisa turut peduli. Apabila sejarah musnah, maka akan sangat merugikan banyak pihak, khususnya generasi penerus bangsa. Demikian pula dengan bukti fisik sejarah, harus dilestarikan dan dilindungi,” urai Abah Anton.(Mediacenter)

BAGIKAN

0 comments: