Thursday, 23 April 2015

TNI Renovasi 1.036 Rumah Tak Layak di Lamongan

TMMD
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-94 di Kabupaten Lamongan akan menyentuh ribuan rumah tak layak huni (RTLH). Dandim 0812 Lenkol Inf Jemz Andre Ratu edo menyebutkan, sebanyak 1.036 RTLH akan tersentuh renovasi. 

Selain membantu merenovasi rumah juga melakukan kegiatan pembangunan jalan paving dengan volume 834 meter x 2,8 meter.

Personel TNI yang diterjunkan di TMMD juga akan membangun tembok penahan tanah dengan volume 16 meter, pembangunan 2 unit gorong-gorong dengan volume 4,5 meter x 1,5 meter dan melakukan penimbunan jalan dengan volume 140 meter x 2,8 meter. 

"Dalam melaksanakan kegiatan TMMD tidak hanya membangunan sarana fisik dan non fisik saja, namun juga memperkokoh kemanunggalangan TNI dan rakyat serta melestarikan budaya gotong royong yang ada di Indonesia," ucapnya, saat di Desa Sukorame, Kecamatan Sukorame, Senin (20/4).

Bupati H Fadeli mengapresiasi program ini. Selain membantu membangun infrastruktur juga telah memantapkan ketahanan pangan di Lamongan. 

"TMMD adalah salah satu bentuk bakti TNI kepada rakyat, dan tujuannya adalah terpeliharanya kemanunggalangan TNI dengan rakyat, serta sebagai wujud peran TNI dalam mewarnai pembangunan, yakni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Sementara salah satu warga di Desa Sukorame, Widji (21) mengaku bersyukur adanya program TMMD masuk ke desa itu, sebab sudah puluhan tahun jalan di desanya yakni jalan penghubung Dusun Putuk dengan Dusun Sambiroto belum tersentuh pembangunan. 

"Jalan penghubung selama puluhan tahun ini hanya berupa timbunan pasir, serta yang pasti becek dan licin ketika hujan tiba, oleh karena itu kami bersyukur dengan pembangunan jalan di sini," katanya.(BeritaMetro)

BAGIKAN

0 comments: