Friday, 22 May 2015

Panglima TNI Beri Solusi ke Istri Prajurit yang Tersedu Jarang Bertemu Suami

Angota keluarga dan kerabat melepas keberangkatan prajurit TNI AD Yonif Linud 433/JS/Kostrad
Zonasatu.co.id - Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengadakan pengarahan ke prajurit dan PNS segarnisun Banda Aceh. Dalam pertemuan ini, seorang istri prajurit mencurahkan isi hatinya yang sedih karena jarang berkumpul dengan suami.

"Kita harus rela berpisah dengan suami. Bagaimana solusinya agar istri prajurit bisa berkumpul dengan suami," kata istri prajurit, Ekawati, kepada Moeldoko di Markas Kodam Iskandar Muda‎, Jl Sri Ratu Safiatuddin No 1, Banda Aceh, Nangroe Aceh Darussalam, Kamis (21/5/2015).

Ekawati mengemukakan pertanyaan itu sambil tersedu-sedu. Namun sekitar seribuan prajurit, PNS, dan istri-istri prajurit TNI bertepuk tangan menyemangati Ekawati seketika setelah selesai perempuan berkerudung ini berbicara.‎

Moeldoko menjawab, ada tiga cara untuk mengatasi problema yang dialami Ekawati. Cara pertama, suami yang menjadi prajurit TNI itu bisa membuat surat kepada atasannya agar penempatan kerjanya disesuaikan.

"‎Suami membuat surat kepada atasannya secara berjenjang. Nanti secara berjenjang Pangdamnya akan membuat rekomendasi surat-menyurat kepada instansi yang akan dituju‎," tutur Moeldoko.

‎Solusi kedua, istri bisa meminta kepada komandan satuan suaminya untuk memindahkan tempat kerja. Ada pula solusi ketiga.

"Solusi ketiga, pasrah. Ya itu pasrah paling bagus sudah. Pengabdian," kata Moeldoko disambut tawa hampir semua yang hadir.

Terlepas dari semua itu, pimpinan haruslah mencari solusi atas kesulitan yang dihadapi bawahannya. Moeldoko menyatakan TNI semaksimal mungkin menghindari penempatan ‎yang memisahkan suami dengan istrinya.

"Atasan tidak boleh diam menghadapi persoalan bawahan," tegas Moeldoko.(Detik)

BAGIKAN