Friday, 26 June 2015

Meski Penjualan Turun, Hino Tetap Pimpin Pasar Segmen Komersial di Semester I


Jakarta, zonasatu.co.id - PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) sebagai main dealer Hino di Indonesia sukses mempertahankan posisinya sebagai market leader pada medium duty truck di semester satu tahun ini. Total market share yang diraih sepanjang Januari - Mei 2015 sebesar 18 persen untuk Hino Dutro (kategori 2), sementara untuk kategori 3 melalui model Hino Ranger memperoleh 60 persen.

“Total market share kami pada bulan Januari-Mei 2015 justru mendapat rekor tertinggi sebesar 18 persen untuk Hino Dutro dan 60 persen untuk Hino Ranger, Kondisi pasar di Indonesia memamg belum stabil dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang melambat berdampak besar pada dunia bisnis. Selain itu, servis dan spare part pun dapat membukukan penjualan tertinggi,” ujar Presiden Direktur PT HMSI, Hiroo Kayanoki, saat acara buka puasa bersama media di kantor pusat PT HMSI, di Jakarta, Rabu (24/6/2015)

Menurut Kayanoki, pencapaian tersebut juga didukung oleh upaya Hino yang selalu melakukan aktivitas yang memaksimalkan profit pelanggannya dengan masa operasional uptime dan meminimalkan biaya operasional kendaraan.

“Total Support ini merupakan aktivitas dari kami yang bertujuan untuk mendapatkan kepercayaan dan keyakinan dari pelanggan,” ujarnya.

Dalam kesempatanyang sama Direktur Sales dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo, mengungkapkan bahwa di tahun 2015 ini Hino menargetkan penjualan kendaraan dengan market share 60 persen untuk kategori 3 dan 18 persen di kategori 2.

“Target untuk kategori 3 ini turun sedikit dari tahun lalu dengan market share sebesar 60,3 persen. Saya memilih target dengan market share karena pasar yang fluktuatif,” jelas Santiko.

Meski demikian dirinya optimistis dapat menguasai 65 persen pangsa pasar untuk segmen truk sedang di tahun 2015. "Sampai bulan Mei saja Hino bisa jual 10.000, akhir tahun kami yakin dapat mencapai sekitar 22.000,” ujarnya yakin.

Keoptimisan tersebut didasari oleh Hino sendiri yang baru saja meluncurkan produk anyarnya, New Generation Ranger. “Untuk itu kami yakin produk ini dapat diterima dengan baik oleh konsumen di Indonesia, kami optimistis memasang target yang dapat kami capai,” tuturnya.

Menurut Santiko, untuk mencapai target tersebut, HMSI tidak hanya fokus pada segmen swasta saja tetapi juga sektor pemerintahan melalui e-catalog yang ikut digenjot untuk memenuhi kebutuhan pemerintah akan kendaraan komersial.

"Hino mendukung penuh program LKPP dengan aktif memaksimalkan kehadiran produk-produk Hino dalam e-catalog. Saat ini sudah lebih dari 480 varian produk Hino siap dipesan melalui LKPP. Jumlah pilihan line up yang tersedia ini terus meningkat sejak awal tahun 2014," jelas Santiko.

Santiko pun mencontohkan, dampak lesunya ekonomi nasional disebabkan karena efek perkembangan ekonomi global yang belum menunjukkan tanda-tanda kegembiraan. Adapun kebijakan perbankan atau lembaga keuangan non perbankan yang kian ketat untuk sektor pembiayaan berdampak pada bisnis otomotif. Hal ini diperparah dengan nilai tukar rupiah yang belum kembali ke titik kompromistis.

“Fakta inilah yang menyebabkan turunnya pasar, khususnya kendaraan niaga di Indonesia. Meskipun turun, market share Hino tetap terjaga dalam semester satu tahun ini,” ujar Santiko mengakhiri. (Noor Irawan Ranoe)

BAGIKAN