Sunday, 16 August 2015

Habib Rizieq Ingatkan Jokowi Jangan Coba – Coba Minta Maaf Ke PKI


Jakarta (Zonasatu.co.id) - Di atas panggung Parade Tauhid Indonesia yang dihadiri ratusan ribu umat Islam Ibu Kota di Plaza Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (16/08) Habib Rizieq mengingatkan kepada Jokowi agar tidak sekali – sekali menyampaikan permintaan maaf kepada PKI.

"Jokowi jangan coba-coba memberikan kesempatan lagi kepada PKI untuk bangkit kembali, dan kalau Jokowi minta maaf kepada PKI berarti rumor yang mengatakan dia itu PKI sudah tidak diragukan lagi," tandasnya. 

Menurut Habib Rizieq, jika Jokowi sampai berani menyampaikan permintaan maaf kepada PKI itu artinya dalam tragedi 1965 PKI tidak bersalah, sebaliknya TNI, para Kyai, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Banser yang salah.

"Itu berarti PKI benar dan umat Islam yang salah," tandasnya. 

Menyinggung soal tragedi Tolikara, Habib meminta supaya hukum benar-benar ditegakkan. Semua yang terlibat dalam kasus tersebut harus diseret ke pengadilan dan dihukum setimpal. 

"Jika aturan tidak ditegakkan, berarti Jokowi dan pemerintahannya telah melanggar UU. Kalau peristiwa Tolikara dibiarkan dan peraturan di Tolikara yang diskriminasi terhadap umat Islam juga tetap berlangsung apalagi kalau nanti terjadi lagi penyerangan seperti itu, maka tidak usah nuggu pemerintah lagi, kita berangkat jihad kesana. Siap berjihad?" serunya. 

Habib Rizieq mengingatkan kepada para pendeta radikal GIDI, jika ada satu tetes saja darah umat Islam yang tertumpah, maka para jihadis akan berangkat ke Tolikara untuk berjihad.

Untuk umat Islam, Habib Rizieq mengajak melalui agenda Parade Tauhid supaya meningkatkan kewaspadaan, merapatkan barisan dan menyatukan segala potensi yang dimiliki. (CSE)

BAGIKAN