Saturday, 15 August 2015

Ketum Supersemar, Menolak Jokowi Minta Maaf Pada PKI


Jakarta (Zonasatu.co.id) – Terkait isu adanya rencana Jokowi yang akan meminta maaf kepada keluarga PKI dalam pidato kenegaraannya membuat Ketua Umum Supersemar 2015 Shinta A Mayangsari geram dan menolak keras rencana tersebut.

Menolak pernyataan pidato Presiden Jokowi meminta maaf atau memberikan kompensasi pada keluarga PKI” Kata Shinta.

Menurutnya, Presiden Jokowi tidak memiliki  dasar kuat untuk meminta maaf pada pelaku pembantaian dan itu sama saja melukai perasaan rakyat Indonesia yang keluarganya menjadi korban kekejaman PKI masa itu khususnya umat islam.

Shinta juga menanyakan soal pidato Jokowi  dalam sidang tahunan MPR/DPR/DPD di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Jum’at lalu (14/8/2015) tentang pernyataan Jokowi yang ingin menuntaskan sejumlah pelanggaran HAM berat dan keinginannya untuk melakukan rekonsiliasi nasional terhadap pelaku kudeta 1965 yang artinya pemerintah akan memberikan uang kompensasi sebesar Rp. 2,6 Milyar per kepala keluarga.

“Bila landasan hukum HAM yg menjadi landasan utama pidato presiden kami akan mempertanyakan  bagaimana dengan korban keluarga jenderal dan kyai yg mereka habisi!, apa ini keadilan?” ujarnya lagi.

Bahkan lanjutnya, dia akan melakukan aksi nyata turun ke jalan bersama seluruh ormas sebagai reaksi atas sikap Jokowi yang dinilainya salah kaprah. (TW)

BAGIKAN