Friday, 21 August 2015

Saling Serang, Rusia Minta Korut Dan Korsel Tahan Diri

Korut ingatkan Korsel untuk tidak melakukan propaganda di sekitar perbatasan, (Ilustrasi serangan roket)
Moskow (Zonasatu.co.id)  - Baku tembak terbaru antara Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel) ternyata menghadirkan kekhawatiran tersendiri bagi Rusia. Negeri Beruang Merah itu takut jika kedua negara akhirnya melampui batas, yang berujung pada perang antara kedua negara.

"Apa yang terjadi memicu kekhawatiran. Memang, ada kecenderungan ke arah eskalasi ketegangan," ucap seorang sumber di Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dilansir Itar-tass pada Kamis (20/8/2015).

Sumber tersebut mengatakan, pihaknya telah meminta kepada kedua negara untuk menahan diri dari melakukan tindakan ofensif lebih lanjut. Selain itu, Rusia lanjut sumber itu juga berharap tidak ada yang akhirnya bertindak berlebihan sehingga memicu pertempuran.

"Insiden seperti patroli Korsel diledakkan oleh ranjau darat di daerah perbatasan dan baku tembak, tidak bisa tidak menimbulkan kekhawatiran. Kami berharap bahwa tidak ada pihak akan menyeberangi garis berbahaya," sambungnya.

Korut dan Korsel memang sempat melakukan baku tembak singkat. Baku tembak diawali oleh serangan Korut, yang tidak senang dengan pesan propaganda Korsel, yang dibalas langsung oleh pihak Korsel. dimana mereka menembakan 10 roket ke arah Korut. (SRK/SindoNews)

BAGIKAN