Monday, 31 August 2015

Strategi NATO Usik Rusia Dinilai Salah dan Sangat Berbahaya


”Langkah ini harus dipandang sebagai ancaman bersama. Rusia sedang mencoba untuk mengintimidasi NATO dan sebaliknya,”
Jerman (Zonasatu.co.id) - Strategi NATO untuk mengusik Rusia dinilai salah dan sangat berbahaya. Salah satu strategi yang dianggap sangat berbahaya itu adalah langkah Amerika Serikat (AS) untuk menyebarkan pesawat-pesawat jet tempur siluman F-22 ke Eropa dengan dalih melindungi sekutu-sekutu NATO.

Penilaian atas strategi NATO itu disampaikan analis Jerman, Horst Teltschik yang merupakan mantan penasihat keamanan nasional Jerman era Kanselir Helmut Kohl. “Strategi ini sangat berbahaya,” katanya, seperti dikutip Sputnik, Minggu (30/8/2015).

Menurutnya, saat ini NATO terlihat menggunakan strategi menuju konfrontasi, bukan strategi dialog dengan Moskow. Hal itu terlihat dari langkah NATO yang menggelar latihan perang terbesar sejak akhir Perang Dingin.

Contoh lain, NATO memutuskan untuk membuka pusat komando tambahan di negara-negara Eropa Timur dan Baltik. Menurut Teltschik, langkah-langkah NATO itu berkontribusi pada kurangnya kepercayaan di antara kedua pihak.

Selain itu, NATO telah memamerkan kekuatan senjata yang dianggap Rusia membahayakan keamanan Eropa. Tindakan NATO itu telah memaksa Rusia untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya.

”Langkah ini harus dipandang sebagai ancaman bersama. Rusia sedang mencoba untuk mengintimidasi NATO dan sebaliknya,” katanya kepada majalah Focus. NATO, kata dia, selalu terlibat dalam kegiatan yang memancing kemarahan Rusia.

”Saya pikir ini adalah kesalahan besar,” ujar Teltschik.”Hanya dialog (dengan Moskow) yang dapat mencegah konfrontasi.” (CSE/SindoNews)

BAGIKAN