Thursday, 27 August 2015

Toyota Bagi Ilmu Keunggulan Mesin Produknya Kepada Media


Tangerang (Zonasatu.co.id) – Gelaran pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 tak hanya sekedar menampilkan produk terbaru dan mutakhir. Di ajang tersebut PT Toyota Astra Motor (TAM) juga berkesempatan untuk menjelaskan keunggulan mesin-mesin yang dipakai pada produknya kepada awak media.

Seperti diketahui bahwa pabrikan asal Jepang ini telah berkomitmen membuat mesin mobil ramah lingkungan atau eco friendly. Toyota sendiri selalu berupaya mengisi setiap line-up produk dengan mesin yang mampu menghasilkan kinerja maksimal baik untuk mendukung kelincahan maupun kenyamanan berkendara dengan emisi rendah. Untuk itu TAM memberikan edukasi teknologi mesin mereka, agar konsumen atau khalayak umum dapat mengerti tentang teknologi canggih mesin Toyota.

Dalam kesempatan tersebut TAM memberikan pengetahuan tentang Variabel Nozzle Turbo (VNT), VVT-i, Dual-VVT-i dan juga teknologi Hybrid. VNT sendiri selama ini digunakan pada produk Toyota bermesin diesel seperti Fortuner dan Hilux Dengan VNT, gejala turbo lag khas turbo konvensional. Hal ini bisa dicapai berkat derajat bukaan turbin yang mampu diatur menyesuaikan exhaust gas speed yang melewati lubang turbo.

"Prinsip dasar VNT, mirip ketika kita mengatur lubang selang saat menyiram tanaman. Dengan bukaan lubang yang tepat, kita selalu bisa menyiram dengan jumlah dan jarak air yang tepat," ujar GM Technical Service Division TAM,.Dadi Hendriadi saat mempresentasikan keunggulan mesin Toyota di booth Toyota, Rabu (26/8/2015).

Ketika ditanya, apakah nantinya Toyota akan mengaplikasikan mesin turbo andalannya ini ke produknya yang bermesin bensin, dirinya menjawab, “Tidak, karena untuk mesin bensin lebih diarahkan pada penggunaan teknologi hybrid karena lebih bisa menjawab masalah efisiensi dan performa.”

Selanjutnya adalah teknologi Dual-VVT-i yang diadopsi oleh mesin NR-Series pada Toyota Avanza dan Veloz. Yang menjadi perbedaan dasar antara mesin VVT-i biasa dan Dual-VVT-i adalah pada Dual-VVT-i klep yang diatur durasinya ada kedua klep, klep masuk dan klep buang.

Teknologi Dual-VVT-i mengatur durasi bukaan klep dengan mengambil parameter engine speed dan engine load. Dengan bukaan klep yang selalu diatur secara tepat sesuai kebutuhan mesin, akan tercipta kondisi pembakaran yang selalu ideal.

“Keuntungan dari teknologi ini adalah lebih hemat bahan bakar, torsi yang meningkat, serta lebih ramah lingkungan,” ujar Dadi.

Dikatakannya, tidak menutup kemungkinan nantinya mesin dual VVT-i ini akan digunakan oleh model Toyota bermesin bensin lainnya seperti produk Rush. “Tentunya bisa saja untuk produk itu (Rush), namun kapannya belum tahu,” jelas Dadi.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Marketing PT TAM, Rahmat Samulo, menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengembangkan beberapa teknologi, khususnya di bidang mesin. Tentu saja serangkaian hasil yang dicapai guna meraih tujuan utama Toyota, menghasilkan mesin yang ramah lingkungan alias Ultimate Eco Car.

“Makanya kami selalu berinovasi untuk menciptakan teknologi yang ramah lingkungan. Diharapkan ke depannya, Toyota akan menghadirkan lebih banyak lagi teknologi yang exo friendly,” katanya.

Di Indonesia sendiri, berbagai line up kendaraan Toyota mengusung berbagai mesin yang berbeda. Seperti mesin VVT-i yang diusung Agya, Etios Valco, Avanza, Innova, dan berbagai model lainnya. Kemudian ada pula mesin Dual VVT-i yang terpatri pada Grand New Avanza, All New Alphard, All New Corolla Altis, dan berbagai jenis mobil lainnya.

Untuk mesin yang ramah lingkungan, Toyota di Indonesia kehadiran mesin hybrid, fuel cell, dan listrik. Mesin Hybrid diusung oleh Prius, All New Camry, dan All New Alphard. Teknologi fuel cell sendiri digunakan pada kendaraan Mirai. Kemudian ada pula mesin listrik yang diusung i-Road.

"Toyota berupaya menempatu posisi terdepan dalam pengembangan mobilitas masa depan melalui kendaraan dengan teknologi paling aman dan ramah lingkungan. Semua upaya tersebut merupakan komitmen Toyota dalam menghadirkan produk-produk yang excitment melebihi ekspektasi konsumen yang sejalab dengan konsep Let's Go Beyond," ujar Samulo. (Noor Irawan Ranoe)

BAGIKAN