Wednesday, 16 September 2015

Menduduki Peringkat 12, Militer Indonesia Terkuat Di Asia Tenggara

"...meningkatnya suhu konflik di Laut China Selatan (LSC) dan pesatnya perkembangan militer China ditambah dengan pergeseran pasukan AS di Darwin juga jadi faktor pendorong untuk terbentuknya MEF"
Zonasatu.co.id - Mengejutkan, posisi peringkat kekuatan militer Indonesia yang tahun lalu sempat anjlok kini kembali naik dari posisi 19 menjadi 12 meningkat 7 point dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan militer terkuat di Asia Tenggara dibawah Israel dengan peringkat 11.

Dikutip dari situs globalfirepower.com dimana dalam penilaiannya lebih memfokuskan pada jumlah personel aktif, alutsista yang dimiliki tiga matra (darat-laut-udara), anggaran pertahanan, cadangan energi, infrastruktur logistik, utang luar negeri, hingga pendapatan per kapita Indonesia masuk kategori Negara terkuat dengan menduduki peringkat 12 dari 126 negara yang disurvei oleh situs tersebut.

Disalah satu lamannya disebutkan Indonesia sama seperti Negara pasifik yang lain sedang gencar membangun dan memodernisasi Alutsista yang dimiliki untuk meningkatkan kapabilitas militernya.

Seperti diketahui, peningkatan kekuatan militer Indonesia yang cukup signifikan tersebut tidak terlepas dari program Minimum Essential Force (MEF) yang dicanangkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 2010 dengan melibatkan TNI dan Kementrian Pertahanan (Kemhan).

Saat itu Indonesia kerap diusik dan diprovokasi kedaulatannya oleh negeri Jiran dengan mengirim militernya menerobos masuk perbatasan, sehingga kerap terjadi gesekan antara militer Indonesia dengan Malaysia. Selain itu meningkatnya suhu konflik di Laut China Selatan (LSC) dan pesatnya perkembangan militer China ditambah dengan pergeseran pasukan AS di Darwin juga jadi faktor pendorong untuk terbentuknya MEF.

Program MEF sendiri saat ditetapkan memiliki tiga tahapan (Rencana strategis) dimana dalam setiap Renstra terdapat rentang waktu lima tahun dan akan terus berlanjut hingga 2024. Meski era SBY berakhir pada 2014 program MEF akan terus dilanjutkan oleh penggantinya hingga tercapai kekuatan pokok minimum yang diharapkan. (SRK)

BAGIKAN