Saturday, 12 September 2015

Menhan Resmi Luncurkan Escavator Pindad Excava 200

"PT. Pindad harus menjadi produsen unggulan tidak hanya produk alutsista untuk mendukung ketahanan nasional tetapi juga berbagai produk industrial..."
Jakarta (Zonasatu.co.id) - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu atas nama pemerintah dan Kementerian Pertahanan memberikan penghargaan dan prestasi yang tinggi kepada PT. Pindad atas upaya, kerja keras dan kemampuannya dalam memproduksi inovasi terbarusi alat berat escavator secara mandiri untuk pertama kalinya yang diberi nama "Pindad Excava 200".

Alat berat escavator kelas 20 ton ini secara resmi diluncurkan di PT. Pindad Bandung, Kamis (10/9) yang ditandai dengan pemecahan kendi oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pu/Pera) Basuki Hadi Muljono, Dirut PT. Pindad Silmy Karim dengan disaksikan wakil dari PPN/ Kepala Bappenas, Menteri BUMN, Menteri Perindustrian, Gubernur Jawa Barat, Dirut BUMN, dan BUMS.

Peluncuran “Pindad Excava200” kali ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara PT. Pindad (Persero) dengan Kemeterian PU/Pera yang menyatakan komitmennya untuk memesan sejumlah unit alat berat tersebut yang sekaligus meneguhkan komitmen KemPU/Pera dalam mendukung program pembangunan pemerintah dan sinergi antar BUMN.

Dengan keberhasilan ini, bukan berarti tugas PT. Pindad untuk berinovasi dan menciptakan produk-produk baru akan berhenti, akan tetapi sebagai langkah awal dalam menghasilkan produk-produk berkualitas lainnya, termasuk mengimplementasikan kebijakan negara dalam meningkatkan kandungan lokal sehingga keberlangsungan dukungan suku cadang untuk operasional dan pemeliharaan dapat terjamin.

Dalam kesempatan tersebut Menhan mengatakan bahwa PT. Pindad harus menjadi produsen unggulan tidak hanya produk alutsista untuk mendukung ketahanan nasional tetapi juga berbagai produk industrial seperti alat berat, berbagai perlengakapan deck machinery hingga prasarana kereta api.

Sementara itu Dirut PT. Pindad (Persero) Silmy Karim menyatakan produk ini menjadi hadiah bagi Indonesia dalam usianya yang ke-70 tahun. "Kami menggunakan warna merah putih sebagai kado HUT Indonesia ke-70," ujar Dirut PT. Pindad.

Pada awalnya Pindad Excava 200 ini lahir dari inisiatif sejumlah menteri di kabinet kerja Jokowi-Jusuf Kalla yaitu Menteri PU/Pera, Menteri Perindustrian, Kepala Bappenas dan Menteri BUMN. Gagasan ini semakin meruncing ketika Januari lalu Presiden Jokowi berkunjung ke PT. Pindad (Persero) dengan meminta kepada PT. Pindad (Pedrsero) untuk meningkatkan kapasitas produksi militer dan non militer.

Sejauh ini PT. Pindad (Persero) telah memproduksi berbagai produk unggulan non alutsista diantaranya clip (pengait) rel kereta api, motor traksi, crane dan berbagai deck machinery untuk kapal komersial dan kapal perang serta generator listrik. Secara teknologi dan rancang bangun, para staf dan tenaga ahli PT. Pindad telah menguasai teknologi escavator seperti roda rantai dan berbagai komponen lainnya. Direktorat Produk Industrial PT. Pindad Persero bahkan sudah memasok produk komponen seperti bucket teeth untuk pemegang merek escavator yang beroperasi di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut Escava 200 pun melakukan demonstrasi unjuk kebolehan di hadapan para tamu undangan yang hadir dengan melakukan berbagai manuver seperti mengangkat badan escavator seperti sedang menukik. Escava 200 ini didesain untuk menjadi alat utama di bidang pertambangan, karena memiliki jangkauan maksimal hingga 9,9 meter sehingga bisa menjangkau posisi jauh. Selain itu Escava juga disebut user friendly karena mudah dikendalikan dan sangat responsif serta mudah bermanuver di berbagai medan. (TW/DMC)

BAGIKAN