Wednesday, 2 September 2015

Warga Rusia Kibarkan Bendera Palu Arit dan Bintang di Bali

"Saya juga imbau warga tanggap dan segera melaporkan jika ada hal yang dilarang, yang mencurigakan, segera saja lapor. Masyarakat pasti tahu apa yang terjadi dilingkungannya," 
Bali (Zonasatu.co.id) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika memuji aparat dan warga di kawasan Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, yang tanggap ketika seorang warga Rusia bernama Maslennokov Dmitri (49) mengibarkan bendera bergambar palu arit dan bintang di vila kontrakannya di kawasan itu.

"Ya enggak bolehlah. Mau di vila, mau di rumah, mau di mana saja, ya tetap enggak boleh bendera itu. Bagus juga itu mereka (aparat dan warga), mereka tanggap," kata Pastika di Denpasar, Bali, Rabu (2/9/2015).

Mantan Kapolda Bali ini lalu mengimbau warga agar tanggap terhadap lingkungan masing-masing untuk menciptakan kondisi Bali yang aman dan kondusif. Jika ada hal yang dilarang maupun gejala yang mencurigakan agar segera dilaporkan kepada aparat terdekat baik aparat desa maupun kepolisian.

"Saya juga imbau warga tanggap dan segera melaporkan jika ada hal yang dilarang, yang mencurigakan, segera saja lapor. Masyarakat pasti tahu apa yang terjadi dilingkungannya," tambahnya.

Bendera tersebut dikibarkan di sebuah vila di kawasan Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Pengibaran bendera tersebut tidak berlangsung lama karena aparat kepolisian yang dibantu TNI menurunkan bendera tersebut (baca juga: Warga Rusia Kibarkan Bendera Bergambar Palu Arit dan Bintang di Bali).

Sementara itu, Dmitri mengaku tidak tahu kalau di Indonesia dilarang mengibarkan bendera milik Partai Komunis tersebut. Kasus ini masih ditangani Polres Badung. (SRK/TribunNews)

BAGIKAN