Sunday, 18 October 2015

AS Dituduh sebagai Penyebab Suburnya Terorisme di Afghanistan

"Kehadiran pasukan asing dengan nama perang melawan terorisme tidak hanya mengakibatkan penghapusan terorisme, tetapi selama periode itu, kelompok teroris ini memperoleh kekuatan lebih lanjut,"
 Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai menilai, Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu penyebab tumbuh suburnya terorisme di Afghanistan. Dirinya menuturkan, sejak AS mulai mengirimkan tentara ke Afghanistan, perkembangan terorisme di negaranya terus meningkat.

"Kehadiran pasukan asing dengan nama perang melawan terorisme tidak hanya mengakibatkan penghapusan terorisme, tetapi selama periode itu, kelompok teroris ini memperoleh kekuatan lebih lanjut," kata Karzai dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (18/10).

Dirinya juga mengungkap alasan mengapa dahulu pihaknya setuju dengan ide masuknya pasukan asing ke Afghanistan. Karzai menyebut salah satu alasannya adalah pada saat itu mereka percaya kehadiran pasukan asing akan membawa kedamaian di Afghanistan.

"Warga Afghanistan setuju dengan kehadiran berkelanjutan pasukan asing 14 tahun yang lalu, hanya karena munculnya harapan mereka mengatasi terorisme dan menjaga perdamaian di negara kami," sambungnya.

AS mulai mengirimkan tentara ke Afghanistan pada tahun 2001 lalu, dan pada awalnya operasi ini hanya akan berlangsung hingga tahun 2015. Namun, secara mengejutkan Presiden AS Barack Obama mengatakan akan tetap mempertahankan sebagaian pasukan mereka yang di Afghanistan saat ini, hingga tahun 2016 mendatang.

Jumlah tentara AS di Afghanistan saat ini berjumlah 9.800 orang, dan hanya sekitar 4.000 diantara mereka yang akan dipulangkan ke AS pada tahun ini. Sekitar 5.000 pasukan akan tetap disiagakan di Afghanistan hingga akhir tahun 2016. (SRK/SindoNews)

BAGIKAN