Wednesday, 21 October 2015

Demonstrasi Mahasiswa di Depan DPR Ricuh, Fahri Hamzah Muncul Beri Orasi


 Lalu lintas di depan Gedung Parlemen Pusat tersendat gara-gara demonstrasi. Unjuk rasa itu sempat diwarnai aksi bakar ban dan lempar tongkat bambu ke dalam pagar gedung.

Unjuk rasa digelar di depan Gedung Parlemen MPR/DPR, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Massa sudah beraksi sekitar pukul 16.00 WIB sore hari. Aksi bakar ban di depan pintu gerbang dipadamkan polisi, kemudian seratusan massa pendemo melempari bagian dalam pagar gedung dengan bilah-bilah bambu, botol plastik, dan batu-batu kecil.

Mobil water cannon beserta sekitar 50 personel polisi sigap mengamankan situasi. Meski begitu, lalu lintas di dekat aksi, yakni yang mengarah ke Slipi, terpantau tersendat meski tak sampai berhenti.

Sejurus kemudian, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menemui para pendemo yang membawa bendera Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan GPII ini. Fahri lantas berorasi di depan demonstran, dari atas panggung truk.

Politisi PKS ini menyampaikan orasi dengan muatan tema pemakzulan (impeachment). Dia ingin agar para demonstran yang ia sebut mahasiswa itu tak memilih jalan pintas revolusi.

"Kita harus sabar dengan proses seperti ini. Tidak ada proses jalan pintas dalam demokrasi. Karena jalan pintas itu berdarah-darah, anda jangan mau!" kata Fahri.

"Sebentar lagi kita akan buat Pansus (Panitia Khusus) lagi, yakni tentang asap," imbuhnya.

Pansus-pansus di DPR, dikatakan Fahri, bisa menyelidiki apakah Presiden Jokowi bersalah atau tidak. Proses selanjutnya bisa ditempuh melewati jalur MK dan lantas sidang istimewa MPR.

Kemudian, Fahri turun dari panggung. Namun demonstran melanjutkan aksi dengan membakar ban bekas. Asap membumbung sekitar 20 meter. (Mel/Detik)

BAGIKAN