Saturday, 17 October 2015

Luhut nyatakan kasus BLBI zaman Mega tutup buku, Ratna: Luhut kayak raja maling

“Tidak ada urusannya dengan BLBI, BLBI sudah selesai sudah tutup buku. Kita berbicara dana-dana kita yang ada di luar negeri dan mereka tidak mau membawa ke dalam negeri,” 
  Aktivis politik yang juga tokoh Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) Ratna Sarumpaet mengecam pernyataan Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan yang menyatakan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) zaman Megawati sudah tutup buku.

“Kayak Raja para MALING aja Pa Luhut ini. Emang NKRI milik Perusahaan @jokowi > BLBI TUTUP BUKU Kalau Rakyat bilang begitu!” tulis Ratna di akun Twitter ‏@RatnaSpaet.
Sebelumnya, sosial media dipenuhi polemik terkait pernyataan Luhut tersebut. Luhut mengeluarkan pernyataan itu usai menghadiri pelantikan tiga deputi KPK (15/10).

“Tidak ada urusannya dengan BLBI, BLBI sudah selesai sudah tutup buku. Kita berbicara dana-dana kita yang ada di luar negeri dan mereka tidak mau membawa ke dalam negeri,” tegas Luhut menjawab pertanyaan wartawan (15/10).

Di sisi lain, KPK yang selama ini mengusut kasus BLBI tak pernah menyatakan hal seperti yang disampaikan Luhut.

Seperti diketahui, BLBI adalah pinjaman yang diberikan kepada bank-bank yang mengalami likuiditas saat terjadi krisis moneter 1998. Total dana yang dikucurkan BI sebesar Rp 147,7 triliun kepada 48 bank. Namun banyak dana ini yang diselewengkan pemilik bank.

Di saat yang sama, banyak pemilik bank yang kesulitan mengembalikan dana BLBI tersebut. Di era pemerintahan Megawati Soekarnoputri, diterbitkan surat keterangan lunas (SKL) bagi obligor yang sudah mengembalikan sebagaian dana BLBI. (CSE/PosMetro)

BAGIKAN