Friday, 30 October 2015

Tak Puas Dengan Kinerja Polrestabes Semarang, Warga Gugat Setiadi Melalui PN. Semarang

Pengadilan Negeri Semarang
“Kami berharap ada kejelasan status hukum yang diberikan pihak kepolisian agar kami bisa hidup tanpa tekanan. Ini sudah sangat mengganggu kami. Berhubung tidak ada kejelasan, kami harus melakukan gugatan melalui Pengadilan Negeri Semarang”
 Perselisihan antara Setiadi Hadinata, SH., MM., MKn. pemilik bangunan kantor PT. Sinergy Niagatama Indonesia Cabang Semarang produsen lampu merk Morris dengan warga Kencono Wungu RT 02 RW 02 Kel. Karangayu Kec. Semarang Barat, Semarang kini kian meruncing. Pasalnya hingga saat ini, tidak ada kejelasan hukum yang diberikan oleh Polrestabes Semarang terhadap status warga Kencono Wungu RT 02 RW 02 sehingga kasusnya mengambang. Tidak puas dengan kinerja Polrestabes Semarang, seluruh warga akhirnya bersepakat menggugat secara perdata Setiadi Hadinata ke Pengadilan Negeri Semarang melalui kuasa hukumnya Advokat Kamal Firdaus, SH.

“Kami berharap ada kejelasan status hukum yang diberikan pihak kepolisian agar kami bisa hidup tanpa tekanan. Ini sudah sangat mengganggu kami. Berhubung tidak ada kejelasan, kami harus melakukan gugatan melalui Pengadilan Negeri Semarang” Ujar Ong Budiono Ketua RT 02 RW 02 Kel. Karangayu Kec. Semarang Barat (23/10/2015).

Muncul beberapa keanehan pasalnya dalam kasus ini dengan sangat cepatnya Polrestabes Semarang menindak lanjuti laporan Setiadi Hadinata, selain itu sudah dua kali Polrestabes Semarang melakukan pemanggilan tanpa dilengkapi surat panggilan resmi dan terkesan mencari kesalahan warga terutama Ong Budiono selaku Ketua RT 02 RW 02 Kel. Karangayu yang dituduh sebagai penggerak warga.

“Waktu itu pihak Polrestabes Semarang meminta kami datang dengan alasan ingin mengajak dialog, tapi setelah sampai disana kami semua di BAP, kami sudah dua kali dipanggil tanpa surat. Selain itu dulu kami dipanggil dengan tuduhan pengancaman tapi sekarang kok ditambah dengan pemerasan?” jelasnya lagi.

Kejanggalan berikutnya adalah ketika kasus ini dibawa ke Polsek Karangayu dan ditolak karena tidak cukup bukti justru Polrestabes Semarang yang sangat cepat meresponnya dengan menerima laporan Setiadi Hadinata dengan dasar Surat Keputusan Rapat Warga dan surat tagihan yang berisi rincian tunggakan dirinya kepada warga Kencono Wungu RT 02 RW 02. (Wisnu)

BAGIKAN