Tuesday, 3 November 2015

Ivan Harimurti : Kasus Setiadi Berpotensi Menimbulkan Konflik Komunal

“Apa yang dilakukan Setiadi Hadinata ini adalah bentuk kearogansian ditengah sensitifitas warga terhadap kondisi saat ini dan berpotensi menciptakan konflik komunal ditengah masyarakat”
 Ivan Harimurti seorang pemerhati masalah sosial menyoroti perselisihan yang melibatkan antara warga Kencono Wungu RT 02 RW 02 Kel. Karangayu Kec. Semarang Barat, Semarang dengan Setiadi Hadinata, SH., MM., MKn.pemilik bangunan kantor PT. Sinergy Niagatama Indonesia Cabang Semarang produsen lampu merk Morris yang menurutnya dapat berpotensi memicu adanya bibit – bibit konflik komunal/horisontal diwilayah tersebut dan sekitarnya.

Pasalnya warga Kencono Wungu RT 02 RW 02 Kel. Karangayu sebagai penduduk asli diperlakukan secara arogan oleh Setiadi Hadinata yang notabene adalah warga keturunan pendatang baru.

Ivan menjelaskan menurutnya konflik komunal itu akan terjadi ketika ada komunitas masyarakat merasa diperlakukan tidak adil oleh masyarakat lain dari etnis atau golongan tertentu sehingga dapat menciptakan gesekan sosial yang mengarah pada benturan fisik.

“Apa yang dilakukan Setiadi Hadinata ini adalah bentuk kearogansian ditengah sensitifitas warga terhadap kondisi saat ini dan berpotensi menciptakan konflik komunal ditengah masyarakat” kata Ivan saat dikonfirmasi oleh zonasatu.co.id melalui selulernya (29/10/2015).

Selain itu menurutnya lagi tindakan hukum yang dilakukan Setiadi Hadinata terhadap warga Kencono Wungu RT 02 RW 02 Kel. Karangayu adalah sebuah preseden buruk dan sangat merendahkan aparatur negara.

“Ini adalah pelecehan dan preseden buruk bagi negara, dimana ada elemen pemerintahan tingkat paling bawah (RT) yang bekerja menjalankan amanah warga tanpa digaji alias sukarela diperlakukan semena – mena oleh seorang warganya sendiri yang merasa memiliki kuasa atas elemen negara lainnya, dan terbukti dampak dari munculnya kasus ini beberapa Ketua RT di sekitar Kel. Karangayu merasa khawatir dan ketakutan bila kasus yang sama akan menimpa mereka sehingga hal ini berpotensi menimbulkan ketidak-beranian Ketua RT menertibkan lingkungannya dan ini berakibat rusaknya tatanan lingkungan serta berdampak terhadap ketertiban serta kenyamanan kehidupan warga yang berdomisli dilingkungan tersebut” Ujarnya lagi.

Sebelumnya diketahui, Setiadi Hadinata pemilik PT. Sinergy Niagatama Indonesia Cabang Semarang yang memproduksi lampu merek Morris melaporkan warga Karangayu ke Polrestabes Semarang karena enggan membayar uang iuran warga bahkan menuduh warga Kencono Wungu RT 02 RW 02 Kel. Karangayu melakukan tindak pengancaman dan pemerasan terhadap dirinya. (Wisnu)

BAGIKAN