Monday, 21 December 2015

Mantan Staf Presiden SBY Sebut Rezim Jokowi Mirip G 30 S

Yulian Paonganan atau Ongen
"Ongen digerudug di rumahnya subuh tadi atas perintah Jokowi. Polisi diperintah Jokowi, clear dunia dan akhirat,"
 Penangkapan Yulianus Paonganan atau yang akrab disapa Ongen pada Kamis (17/12) atas dugaan Ujaran Kebencian di sosial media ditanggapi mantan staf khusus presiden SBY, Andi Arief. Ia menuliskan penangkapan tersebut mirip peristiwa G 30 S.

Pada akun Twitter miliknya @AndiArief_AA, Andi menuliskan kritikan terhadap penangkapan tersebut. "Mabes Polri main ciduk @ypaonganan subuh2. Alam belum terang. Mirip peristiwa G 30 S," tulisnya

Andi juga mengkritik cara polisi menangkap Ongen dengan menuliskan "Subuh buta, Mabes Polri gerudug rumah @ypaonganan , susah ini polisi sudah jadi "alat" pemukul," sindirnya
Politikus Partai Demokrat tersebut juga mengungkapkan penangkapan itu atas perintah langsung dari Presiden Jokowi. "Kata polisi, operasi subuh buta menangkap @ypaonganan atas perintah langsung Jokowi."

"Ongen digerudug di rumahnya subuh tadi atas perintah Jokowi. Polisi diperintah Jokowi, clear dunia dan akhirat," sindirnya lagi.

Yulianus Paonganan yang menyandang Doktor bidang kelautan tersebut memang kerap mengkritisi Presiden Jokowi melalui akun twiiter miliknya. Terakhir ia menghebohkan dunia maya dengan postingan photo Jokowi dengan Nikita Mirzani yang memakai pakain yang tidak senonoh. (CSE/KataKabar)

BAGIKAN