Sunday, 13 December 2015

Rusia Segera Miliki Rudal Canggih Terbaru, S-500


 Angkatan Bersenjata Rusia segera menerima prototipe praproduksi pertama dari sistem rudal pertahanan udara S-500. Hal itu disampaikan ahli pertahanan Rusia, Igor Korotchenko.

Korotchenko mengatakan, Rusia memberikan perhatian khusus untuk mengembangkan sistem pertahanan kedirgantaraan.

”Kami mendengar tokoh yang menunjukkan bahwa Angkatan Udara Rusia akan segera menerima sistem (rudal pertahanan udara) yang lebih dari S-400. S-500 akan segera menyelesaikan tes negara dan masuk layanan (militer),” kata Korotchenko setelah pertemuan Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Jumat.

Tentara Rusia, menurut Korotchenko, telah mencapai kemajuan yang signifikan dan merupakan salah satu yang terbaik secara global. ”Hal ini sepenuhnya mampu membela negara kita selama beberapa dekade yang akan datang,” puji Korotchenko, seperti dikutip Sputnik, Sabtu (12/12/2015).
Sistem rudal pertahanan udara S-500 Prometey yang juga dikenal sebagai 55R6M Triumfator-M adalah sistem rudal anti-pesawat mutakhir dan sistem anti-rudal balistik yang saat ini sedang dikembangkan di Rusia.

Sistem rudal itu dirancang oleh Almaz Antey. Sistem rudal tersebut diklaim bisa mencegat hingga sepuluh rudal balistik yang melesat dengan kecepatan 5 kilometer per detik secara bersamaan.

”Rudal S-500 akan digunakan hanya terhadap sasaran yang paling penting, seperti rudal balistik antarbenua, AWACS dan jamming pesawat,” tulis Military Today yang ikut mengulas sistem rudal termutakhir Kremlin itu.

Sistem rudal pertahanan udara S-500 itu rencananya akan masuk layanan militer Rusia pada tahun 2017. Angkatan Bersenjata Rusia diharapkan akan membeli sepuluh sistem rudal S-500. (SRK/SindoNews)

BAGIKAN