Thursday, 25 February 2016

Telkom Dukung Sumenep Wujudkan Smart City


 Sebagai sebuah kota kabupaten di ujung Madura dengan sejuta pulau yang punya beragam potensi, Sumenep menyadari membuka akses informasi kepada publik akan membantu mempercepat kotanya menjadi smart city. Langkah ini disambut baik untuk diwujudkan oleh Telkom Indonesia sebagai sebuah digital company dengan portofolio business TIMES (Telecommunication, Information, Media, Edutainment, Services).

Melalui penandatanganan kesepakatan bersama Smart City Kabupaten Sumenep, Telkom dan Pemkab Sumenep mempunyai tujuan yang sama untuk mengembangkan potensi daerah dengan meningkatkan kapasitas masyarakat dan lembaga lembaga daerah melalui  penerapan teknologi informasi.

Adapun penandatangan ini dilakukan oleh Bupati Pemkab Sumenep Dr. KH A.Busyro Karim,MSi dan General Manager Telkom Jatim Utara Ferry Zuljanna.

Kebutuhan Sumenep untuk menjadikan kotanya sebagai destinasi yang aman bagi investor juga tersolusikan ketika Sumenep membuka akses informasi ke publik.“Kalau program ini nanti berjalan, kita akan jaga bersama agar semua program yang berjalan di Sumenep aman” kata Bupati Pemkab Sumenep Dr. KH A.Busyro Karim,MSi, Kamis (25/2).

Dia berharap meskipun wilayahnya termasuk yang paling timur di Madura, tetap bisa dikenal dunia karena saat ini sudah tidak ada batas negara, yang ada hanya batas administratif saja. “Dunia saat ini bagaikan kampung halaman dengan teknologi makin kecil” tambahnya.

Dengan teknologi informasi ini pula, kekayaan pariwisata kota juga bisa terpublikasi secara internasional.

"Kami sangat bangga bisa ikut menjadi bagian penting dalam mewujudkan smart city di Sumenep dan mendukung upaya kabupaten Sumenep menjadi Super Mantap" ujar General Manager Telkom Jatim Utara Ferry Zuljanna sesaat setelah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama.

Super Mantap sendiri adalah Sumenep Sejahtera dengan Pemerintahan yang Bersih, Mandiri, Agamis, Nasionalis, Transparan, Adil dan Profesional.

Dikatakan Ferry, ruang lingkup program yang akan dikerjasamakan Telkom dan Pemkab Sumenep meliputi peningkatan capacity building dan social learning sampai ke tingkat desa, pengembangan infrastruktur dan  e-government, pengembangan penyediaan wifi.id di public service dan public area, juga pengembangan wira usaha muda dan UKM berbasis digital.

Untuk mendukung percepatan pengembangan infrastruktur, tambah Ferry, pihaknya telah mencoba mengurangi kesenjangan digital di kabupaten Sumenep dengan menggelar jaringan-jaringan akses internet berkecepatan tinggi menggunakan fiber optik di 5 kecamatan dengan kapasitas 5200 pelanggan.

"Dengan adanya jaringan akses fiber optik yang menggantikan kabel-kabel tembaga kami yang lama ini, masyarakat sudah bisa menikmati layanan triple play (telepon, internet kecepatan tinggi, dan televisi UseeTV) dengan brand Indihome" katanya.

Untuk public service dan public area, Ferry berharap Pemkab Sumenep telah menetapkan banyak lokasi yang akan diberi akses wifi.id. Kalau untuk wifi.id corner dengan kecepatan sampai 100 Mbps masyarakat bisa memanfaatkan di 32.lokasi khususnya di kantor-kantor Telkom.

Ferry menyadari bahwa upaya menumbuhkan digital ecosystem untuk menuju smart city ini akan terwujud dengan dukungan berbagai pihak selain Telkom sebagai business enabler melalui solusi ICT. Perlu adanya dukungan pihak-pihak yaitu akademisi, business, community, government dan media. Kerjasama Pentaholix inilah yang akan mempercepat Sumenep mewujudkan smart city. (Adi/Kominfo)

BAGIKAN