Thursday, 3 March 2016

30 Persen Alutsista TNI AU Mendesak untuk Diremajakan


 Sejumlah Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) milik TNI Angkatan Udara (AU) mendesak untuk diremajakan. Saat ini dari seluruh alutsista yang ada, baru 70% yang sudah diperbarui, sisanya masih merupakan alutsista lama yang sudah cukup lama penggunaannya.

"Kesiapan kita masih kecil sekitar dibawah 70%. Idealnya kan kita punya 80-90%," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma Dwi Badarmanto usai bertemu dengan jajaran redaksi MNC News, di Plasa MNC Jalan Kebon Sirih Jakarta Rabu (2/3/2016).

Beberapa alutsista yang mendesak untuk diperbarui antara lain pesawat angkut, pesawat latih, heli dan persenjataan lainnya. Menurut Dwi, saat ini TNI AU masih rutin menggunakan alutsista lama namun untuk keperluan terbatas.

"Sebetulnya banyak yang harus kita upgrade, pesawat C-130 harus diupgrade kan itu buatan lama, kemudian pesawat latih, pesawat heli. Jadi banyak sih yang harus kita upgrade. Termasuk Hercules juga perlu dipikirkan penggantinya apa," paparnya.

Adapun untuk alutsista terbaru yang dimiliki oleh TNI AU adalah hadirnya empat buah pesawat Super Tucano buatan Brazil yang datang beberapa waktu lalu. (SRK/Sindo News)


BAGIKAN