Thursday, 3 March 2016

Pangdam V/Tekankan Pentingnya Harga Diri Atlet

"Kita mendapat kehormatan membela nama Jawa Timur. Tidak ada kata lain untuk meraih cita-cita juara umum. Jangan gentar iming-iming Gubernur DKI yang akan memberikan bonus Rp2 miliar. Harga diri harus diutamakan," 
 Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi turut terlibat mempersiapkan atlet-atlet Jawa Timur yang nantinya berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jawa Barat. Kamis (3/3/2016) pagi, Sumardi memberikan pengarahan kepada atlet-atlet Jawa Timur dalam acara bertema "Diklat Peningkatan Mental dan Karakter Building Bagi Atlet KONI Jawa Timur Tahun 2016".

Dalam pidatonya, Sumardi, menekankan pentingnya harga diri demi meraih predikat juara umum PON XIX 2016 Jawa Barat.  Atlet-atlet Jawa Timur diharapkan tidak terlena dengan janji Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang memberikan bonus Rp2 miliar kepada atlet peraih medali emas.

"Kita mendapat kehormatan membela nama Jawa Timur. Tidak ada kata lain untuk meraih cita-cita juara umum. Jangan gentar iming-iming Gubernur DKI yang akan memberikan bonus Rp2 miliar. Harga diri harus diutamakan," ujar Sumardi di Aula Dodik Belanegara, Kompleks Rindam, Kota Malang, Jawa Timur.

Menurutnya, semua atlet Jawa Timur harus fokus pada bidangnya masing-masing. Jangan sampai terkecoh hal lain, khususnya tawaran imbalan materi untuk menurunkan prestasi. Misalnya bila nanti di final PON XIX 2016 Jawa Barat bertemu kontingen DKI Jakarta. Atlet Jawa Timur lantas diminta mengalah dengan imbalan dapat bagian dari bonus Rp 2 miliar. "(Atlet) Jawa Timur jangan  bergeming. Kehormatan kontingen di atas segala-galanya. Jangan ada satu pun atlet yang mau disuap. Saya akan ikuti terus persiapan Jawa Timur," ucapnya.

Sumardi lantas balik mengkritisi kebijakan KONI yang menjanjikan bonus kepada atletnya. Justru hal itu menjadikan sebuah pertandingan olahraga tidak fair. "Misalnya DKI bonus (atlet peraih emas) Rp2 miliar, terus Jawa Timur bonusnya Rp200 juta. Ini kan timpang. Bonus ini yang membuat kontingen tidak fair," ujarnya.

Untuk itu, KONI Jawa Timur dan semua atletnya harus optimis meraih prestasi terbaik di PON XIX 2016 Jawa Barat. "Katanya KONI (Jawa Timur), paling nanti hanya juara 2 atau 3 saja. Bagi saya tidak juara tiga. Kalau cari nomor tiga, tidak ada artinya. Nomor satu dan nomor satu. Fokusnya menang, menang dan menang. Yakin, percaya diri harus menang. Kalau sudah berpikiran kalah, ya kalah," tutur Sumardi.

Ketua Umum KONI Jawa Timur Erlangga Satriagung menambahkan, ada sekitar 900 atlet Jawa Timur yang digemleng melalui pembinaan karakter. Pelaksanaan program dibagi di dua tempat, yakni Surabaya dan Malang. "Di sini (Gedung Dodik Bela Negara) ada 250-an atlet. Lainnya di Surabaya," imbuh Erlangga. (Adi/Kominfo)

BAGIKAN