Monday, 7 March 2016

Pasca Banjir, Warga Sampang Membutuhkan Bantuan Kasur


 Banjir yang melanda Kabupaten Sampang telah berangsur-angsur surut. Pasca beberapa hari digenang banjir, warga hingga kini masih membutuhkan bantuan berupa kasur dan alas tidur. Hal ini disebabkan genangan air yang mencapai dua meter telah menghanyutkan seisi rumah, sehingga kasur warga tak bisa lagi dipakai.

“Warga miskin di beberapa desa tidak mampu membeli kasur. Beberapa hari ini mereka tidur di atas dipan kayu atau bahasa maduranya lencak. Sebagian dari mereka juga sakit, kalau istirahatnya tidak nyaman bisa jadi penyakitnya makin parah,” kata Dodong, relawan peduli banjir dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pamekasan, Minggu (6/3) dikonfirmasi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pihaknya berupaya memobilisasi bantuan dari sejumlah pihak untuk menyediakan kasur lipat dan didistribusikan kepada warga di 11 kelurahan dan desa di kabupaten Sampang. “Kemarin Baznas Pusat, Baznas Jawa Timur dan Baznas Pamekasan mendistribusikan 66 kasur lipat untuk para korban banjir, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” terangnya.

Selain itu, Baznas juga memberikan bantuan berupa 1000 paket sembako untuk warga korban banjir. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua II Baznas Jatim KH Abdurrahman Navis dan Wakil Bupati Sampang H Fadhilah Budiono di sela-sela kegiatan pengobatan gratis bagi 1000 warga di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, dan sekitarnya.

Baznas juga telah berkordinasi dengan pemerintah setempat untuk mendata dan mendistribusikan sejumlah bantuan ke 11 kelurahan dan desa.  Diantaranya Desa Rongtengah, Dalpenang, Pasea, Gunung Sekar, Karang Delem, Polagen, Panggung, Tenggamung, Pangilen, Pekalangan, Kamuning dan Geligis.

Kepala Bagian Pendistribusian Baznas Jatim, Chandra Asmara menambahkan, pihaknya akan terus membantu proses pemulihan korban banjir. Agar tepat sasaran, dirinya selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan sejumlah elemen relawan lainnya. Baznas sendiri merupakan lembaga pengelola dana zakat dan infaq yang dihimpun dari masyarakat dan distribusikan untuk program-program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. (Adi/Kominfo)

BAGIKAN