Friday, 24 June 2016

Komisi III DPR RI Setujui Tito Jadi Kapolri


Seluruh fraksi di DPR RI secara aklamasi menyetujui pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Tito Karnavian sebagai Kapolri menggantikan Jenderal (Pol) Badrodin Haiti yang akan memasuki masa pensiun. Keputusan ini diambil dalam rapat pleno Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Sepuluh Fraksi di Komisi III DPR menilai Tito sudah berhasil menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan yang berlangsung ada hari ini dengan baik.

Komisi III sebelumnya juga telah mengundang Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk meminta masukan soal rekam jejak Tito. Hasilnya, Tito bersih dari tindak pidana korupsi, transaksi mencurigakan, dan catatan hitam dalam rekam jejaknya.

Sehari sebelumnya yakni pada Rabu (22/6/2016) Komisi III DPR juga sudah berkunjung ke kediaman Tito Karnavian untuk mengecek kehidupan dan latar belakang keluarganya. Komisi III menyimpulkan keluarga Tito adalah keluarga yang sederhana dan harmonis.

Keputusan Komisi III ini selanjutnya akan dibawa ke rapat paripurna DPR pada Senin (27/6/2016) pekan depan. Setelah disetujui di rapat paripurna, Tito akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Badrodin Haiti 
Fraksi PDIP yang diwakili Ahmad Basarah menyatakan persetujuannya terhadap Tito Karnavian. Golkar yang diwakili Adies Kadir juga mendukung Tito menggantikan Jenderal (Pol) Badrodin Haiti.
“Tingkat penguasaan cerdas. Catatan agar Kapolri memperhatikan hubungan baik antar lembaga penegak hukum serta DPR,” katanya.

Fraksi Gerindra juga menyetujui Tito Karnavian. Anggota Komisi III DPR dari Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknya menghormati hak prerogatif presiden.

Fraksi PKB, PKS, NasDem dan Hanura juga menyetujui Tito menggantikan Badrodin sebagai Kapolri. "Kita menyetujui Tito jadi Kapolri," kata Anggota Komisi III DPR dari Hanura Sarifuddin Sudding.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi III DPR dari Demokrat Didik Mukriyanto. Demokrat, kata Didik, yakin Tito memiliki kapasitas memimpin lembaga kepolisian. Fraksi PAN yang diwakili Yandri Susanto mengingatkan Tito agar mempersiapkan pengamanan saat pemilu serentak 2019.

BAGIKAN