Monday, 6 June 2016

Rizal Sungkar Puas dengan Hasil yang Diraihnya di Seri Pembuka Pertamax Sprint Rally Championship 2016


Seri pembuka kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship 2016 yang berlangsung di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten menyajikan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Di hari pertama, Jumat (3/6), para pereli memulai perlombaan ketika matahari sudah tak lagi tampak. Minimnya pencahayaan merupakan sebuah tantangan berarti, yang membuat mereka harus lebih berkonsentrasi pada saat mengemudi maupun menjalin komunikasi dengan tim dan navigatornya.

Sesungguhnya, tantangan ini bukanlah sesuatu yang benar-benar baru, karena di era 80-an, ajang reli di Tanah Air kerap dilangsungkan pada malam hari. Diikuti oleh sebanyak 82 starter, hari pertama ajang Pertamax Sprint Rally Championship 2016 yang memperlombakan dua special stage ini berlangsung cukup kompetitif.

Dari 82 starter, tercatat 28 merupakan starter kelas seeded dan 54 starter dari kelas non seeded. Melalui dua special stage (SS) yang dijalankan, para pereli harus melalui lintasan dengan jarak tempuh lebih kurang lima kilometer.

pereli andalan Pertamax Motorsport Team, Rizal Sungkar yang turun ke dalam dua kelas berbeda, yaitu Maxi N dan Maxi J, tampil begitu maksimal sehingga dirinya berhasil keluar sebagai yang tercepat di dua kelas tersebut.

Di kelas Maxi N, Rizal bersama navigatornya Endrue Fasha yang turun dengan menggunakan mobil Mitsubishi Lancer Evolution X mencatatkan total waktu 3 menit 24,6 detik. Lalu di kelas Maxi J, Rizal yang kali ini turun bersama navigatornya M Redwan dengan memakai mobil Mitsubishi Pajero Sport mendapatkan total waktu 3 menit 28,3 detik.

Atas hasil yang berhasil diraih, Rizal mengaku sangat puas di berbagai hal seperti mobil, tim mekanik, serta dukungan kawan-kawan terdekat. “Saya sangat bersyukur atas hasil ini. Reli di malam hari sudah saya impikan sejak dulu. Terakhir saya melakukan reli malam hari kurang lebih 15 tahun lalu. Dan sejujurnya, sprint rally pada malam hari merupakan karakter favorit saya. Semoga saya bisa mempertahankan hasil ini di hari kedua.” ungkap Rizal.

Di Sabtu (4/6), para pereli masih diharuskan menjalani empat special stage dengan jarak tempuh 20 kilometer. Mereka diberi kesempatan untuk melakukan survei trayek balik arah mulai dari pukul 6.30 hingga 8.00 WIB.

“Seri pertama merupakan hasil yang sangat baik untuk Pertamax Sprint Rally Team. Meskipun sempat mengalami masalah clutch master di kelas Maxi J, namun kami masih dapat mencapai posisi kedua. Begitu juga di kelas Maxi N, di mana kami bisa keluar sebagai juara,” kata Rizal

“Semua kami lakukan dengan maksimal karena persiapan juga terasa tepat. Mudah-mudahan di seri berikutnya, kami bisa mempertahankan hasil ini dan dapat keluar sebagai juara umum di akhir tahun. Saya pun senang atas konsep pembinaan bagi pereli non seeded di kejuaraan kali ini, di mana mereka dapat penuh antusias dan tampil dengan sangat baik,” tambahnya.

Sementara di kelas Super 16-F16, pereli non seeded Advannov Agung P dengan navigatornya Zinedine Doohan berhasil menjadi yang terdepan dengan total catatan waktu 3 menit 47,4 detik. Advannov dan Zinedine berhasil mengalahkan pereli seeded B, Yoyok dan navigatornya Ibenzani yang berada di posisi kedua dengan torehan waktu 3 menit 50,2 detik. Adapun di peringkat ketiga kembali diduduki oleh pereli non seeded, yaitu Tito Kartowisastro dengan navigatornya Andi Rendy dengan catatan waktu 3 menit 54,1 detik.

Lalu di kelas lainnya, Super 16-R16, pereli seeded B Hery Agung dan navigatornya Arief Go berhasil menjadi yang terdepan meski mendapatkan handicap. Total catatan waktu mereka adalah 3 menit 56,1 detik. Di posisi kedua dan ketiga ditempati oleh para pereli non seeded; Robby Prakoso dengan navigatornya Faried H di urutan kedua dengan total catatan waktu 3 menit 56,1 detik dan Jeffry Wibisono serta navigatornya Markus Wirawan di tempat ketiga dengan total raihan waktu 4 menit 00,2 detik.

BAGIKAN