Thursday, 11 August 2016

Tragis, Dua Pasutri Ini Memilih Bunuh Diri, Malu Lihat Anaknya Banyak Hutang


 Warga Desa Butuh Kecamatan Keras Kediri Jawa Timur digegerkan penemuan jasad dua orang pasangan suami istri tidak bernyawa dalam keadaan berpelukan di belakang sebuah pekarangan.

Tidak jauh dari jenasah ditemukan sebuah gelas air mineral yang sudah dicampur dengan obat serangga dimana kuat dugaan jika air tersebut dipakai untuk bunuh diri dengan cara diminum sehingga dari mulutnya terlihat cairan busa yang keluar.

Kemudian dari banyaknya semut yang mengerubuti tubuh keduanya, diperkirakan kedua pasangan suami istri (Pasutri) tersebut yang belakangan diketahui bernama Hartono dan istrinya Is melakukan bunuh diri pada malam hari tidak jauh dari pekarangan rumahnya.

Sebelum melakukan aksi bunuh diri, keduanya meninggalkan surat wasiat disecarik kertas yang sengaja ditulis untuk ditujukan pada anaknya.

Dibawah ini adalah salinan surat wasiat yang ditulis oleh keduanya.

“Pesan Bpk/Ibu”

1. Dana di 2 Buku TAB BTPN dapat untuk biaya.
2. Cincin Ibuk dibagi 2.
3. Jarit di almari belakang.
4. Bapak & Ibu jadikan satu lubang saja.
5. Pembayaran rumah Bpk oleh Pk Masrukin udah Lunas
    -Biaya pajak penjualan dan pembelian tanggungan Pk Masrukin.
    -Biaya waris tanggungan anakku (Jual Spd motor utk biaya).
6. Brg2 milik mbah suyati biar dibawa saudara2 Bpk.
7. Brg2 milik Bpk/Ibu terserah kamu.
8. Sing Rukun.

Selamat tinggal, do’akan Bpk/Ibu selamat menghadap Allah SWT.

Terkait motif bunuh diri yang dilakukan oleh Pasutri tersebut, menurut Kapolsek Keras Kediri AKP Muklason mengatakan jika keduanya malu melihat anaknya menanggung banyak hutang.

“Menurut saksi mata, keduanya malu anaknya memiliki banyak hutang” Terangnya.

BAGIKAN

0 comments: