Thursday, 18 August 2016

Mengenal Satuan Yonif 516/Mekanis


Warga Surabaya yang sering melancong ke lapangan Kodam V/Brawijaya pastinya sudah tidak asing lagi dengan salah satu satuan TNI AD yang dijuluki Branjangan ini. Itu adalah nama khas dari satuan Batalyon Infanteri 516/Caraka Yodha yang sekarang sudah berganti nama menjadi Batalyon Infanteri 516/Mekanis.

Pergantian nama tersebut adalah penyesuaian daripada peningkatan kemampuan dari Yonif 516/Mekanis itu sendiri yang dilengkapi dengan kendaraan tempur (Ranpur) jenis Anoa dan Komodo untuk mendukung mobilisasi dan perpindahan pasukan dari titik satu ke titik lain.

Dulunya satuan ini komando pengendaliannya (Kodal) berada dibawah Korem 084/BJ tapi semenjak berubah nama menjadi mekanis Yonif 516/Mekanis berpindah administrasi dibawah Brigade Infanteri (Brigif) 16/WY yang bermarkas di Kediri, Jawa Timur.

Sebagai satuan mekanis, Yonif 516 yang didukung Ranpur dapat melakukan pertempuran dimana saja secara cepat dan presisi, selain itu manuver personil juga dapat terlindungi dari tembakan musuh sehingga meminimalisir jatuhnya korban jiwa di pihak sendiri.

Saat ini Yonmek 516/CY masih dilengkapi 6 Ranpur akan tetapi rencanaya kedepan Ranpur tersebut akan ditambah jumlahnya menjadi 52 unit secara bertahap. Dengan brgitu kemampuan yang dimiliki oleh satuan ini akan meningkat drastis khususnya dalam pergeseran dan menuver pasukan.

Kemudian biasanya dalam penempatan dislokasi satuan, kedudukan kompi menjadi satu dengan Mako akan tetapi Yonif 516/Mekanis secara lokasi tidak berada dalam satu komplek melainkan dipecah menjadi 4 lokasi yakni untuk Mako berada di Jl. Kesatrian Surabaya tepatnya sebelah lapangan Kodam V/Brawijaya, Kompi Aligator berada di Sumenep Madura, Kompi Beruang berada di Sidoarjo, dan Kompi Crocodile berada di Wonocolo.

Tidak hanya memiliki kemampuan tempur, satuan ini juga dibekali kemampuan teritorial terbatas dimana dalam setiap penugasannya tidak jarang satuan ini juga menggelar bhakti sosial dan karya bhakti bagi masyarakat disekitar Homebase.

Meski bermarkas di Jawa Timur satuan ini juga tidak pernah lepas dari berbagai operasi dan penugasan di wilayah luar jawa layaknya satuan TNI lainnya seperti Timtim, Aceh dan Papua. Bahkan saat artikel ini ditulis, satuan ini sedang menjalankan penugasan di Papua dalam rangka pengamanan perbatasan Indonesia – Papua New Geunie selama 1 tahun.

Dengan semakin kompleksnya tugas TNI AD kedepan ditambah dengan berkembangnya aspek ancaman yang ada otomatis peningkatan kemampuan pada satuan yang berlambang burung ini diharapkan dapat menjawab semua tantangan yang ada..  (Arsen)

BAGIKAN

0 comments: