Thursday, 25 August 2016

Pejabat Keamanan Maritim AS Kunjungi Bakamla RI


 Tiga pejabat dari Center for Civil-Military Relations (CCMR), sejenis lembaga yang peduli pada bidang keamanan kawasan maritim dunia yang berkantor pusat di Naval Postgraduate School, Monterey, Amerika Serikat, mengunjungi kantor pusat Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI di Jl. Dr. Sutomo no 11, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2016).

Ketiga pejabat tersebut merupakan para pakar di bidang keamanan maritim, masing-masing Captaen (USN Ret) Timothy Doorey selaku ketua rombongan dari Naval Postgraduate School, Prof. Sean Henseler dan Prof. Paul Schmidle dari Naval War Colloge, didampingi Direktur Pendidikan Office of Defence Cooperation Kedubes Amerika Serikat di Jakarta, LCDR Jennifer Barnes.

Kunjungan dimaksudkan untuk melihat lebih dekat kantor Pusat Informasi Maritim (PIM) Bakamla RI, salah satu keunggulan Bakamla RI dalam pendeteksian kerawanan maritim perairan nasional dengan penguatan surveillance yang didukung dengan early warning system (EWS) dan Bakamla Integrated Information System (BIIS) yang hasilnya dapat dimanfaatkan oleh stakeholder dan pengguna laut serta nelayan.

Rombongan diterima Kolonel Maritim Irawadi, Kepala Subdit Data Direktorat Data dan Informasi Bakamla dan Kolonel Maritim Toni Syaiful, Kepala Humas dan Protokol Bakamla RI.

Meski dalam kunjungannya ini banyak pejabat teras Bakamla RI tidak bisa menyambut kunjungan pihak CCMR sehubungan sedang melaksanakan tugas kedinasan di luar kota, tetapi dalam kesempatan tersebut Captaen (Purn) Timothy Doorey menyampaikan rasa terimakasihnya atas penerimaan yang hangat dari Bakamla RI. ”Terima kasih yang mendalam atas penerimaan kunjungan kami”, ujarnya.

Doorey juga menjelaskan bahwa CCMR adalah salah satu lembaga di Amerika Serikat yang telah, sedang, dan akan senantiasa memberikan program pendidikan dan pelatihan bagi pejabat sipil maupun perwira militer dari berbagai negara, khususnya  terkait bidang kemaritiman.

 “Lembaga kami mengerahkan para akademisi, pensiunan militer, penjaga pantai, penegak hukum, dan personel lembaga sipil lainnya untuk memberikan pemrograman pendidikan dan pelatihan yang seimbang antara teori dan praktek”, ungkapnya.

CCMR juga memiliki kapasitas sangat luas dalam menyediakan program pendidikan bagi tingkat menengah dan eksekutif dalam penanganan bidang kontra-terorisme, anti-pembajakan, keamanan maritim, keamanan atas ancaman cyber dan upaya-upaya melawan kejahatan maritim lainnya yang terorganisir. “Kami sangat terbuka bagi personel Bakamla RI yang akan menuntut ilmu tentang keamanan maritim”, katanya.

Selama lebih kurang lebih empat puluh lima menit menerima penjelasan tentang kegiatan surveillance yang didukung dengan early warning system di ruang PIM dan dilanjutkan tanya jawab, Captaen (USN Ret) Timothy Doorey selaku ketua rombongan Prof. Sean Henseler dan Prof. Paul Schmidle menyampaikan apresiasinya terhadap Bakamla RI, 

“Kami memberikan apresiasi terhadap Bakamla RI dalam upayanya mengamankan perairan yurisdiksi nasional Indonesia,” katanya mengakhiri.

BAGIKAN

0 comments: