Friday, 19 August 2016

Suryo Prabowo Diblacklist, Panglima TNI Tidak Suka Cara Pemerintah Singapura

(Sbr foto : Republika)
 Diblacklistnya mantan Kasum TNI Letjend (Purn) Suryo Prabowo oleh pihak keimigrasian Singapura membuat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo angkat bicara.

Dengan blak-blakan orang nomor satu di jajaran  TNI itu menyebut pemerintah Singapura tidak tahu etika dengan memasukkan seorang mantan pejabat TNI ke daftar blacklist tanpa alasan kuat. Untuk itu Gatot Nurmantyo melalui Kemenlu untuk menyampaikan nota protes ke pemerintah Singapura atas perlakuannya kepada mantan petinggi TNI tersebut.

Tidak hanya institusi TNI, Badan Intelijen Strategis (BAIS) melalui Kepala BAIS juga melakukan hal serupa ke Atase Pertahanan Singapura yang ada di Indonesia.

"TNI sudah berkoordinasi, begitu juga Kepala Bais sudah menyampaikan protesnya kepada Atase Pertahanan yang ada di Indonesia," kata Panglima TNI seperti yang dikutip pada laman Antara, Jumat (19/8/2016).

Menurut Gatot Nurmantyo tindakan Singapura ini bisa saja terjadi pada dirinya jika tidak direspon dengan cepat.

"Kami sudah menyampaikan surat kepada Kemenlu agar menyampaikan nota protes kepada Singapura. Bisa saja, suatu saat saya akan di black list juga," katanya.

Gatot Nurmantyo mengaku tidak suka dengan perlakuan pemerintah Singapura yang seenaknya sendiri memblacklist mantan prajurit tanpa konfirmasi atau alasan jelas apalagi yang diperlakukan seperti itu adalah orang yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI.

"Saya sendiri sebagai Panglima TNI tidak senang dengan pemerintah Singapura yang memperlakukan mantan prajurit TNI seperti itu," tegas Panglima TNI.

Awalnya Suryo Prabowo tidak tahu jika dirinya masuk daftar blacklist pemerintah Singapura, di kantor imigrasi bandara Changi Singapura dirinya sempat diinterogasi terkait kedekatannya dengan orang bernama Indra M. Karena tidak kenal maka Suryo dilepas dan dipersilahkan kembali ke Indonesia.

”Saya transit di Singapura kemudian keluar terminal untuk mengambil bagasi, karena saya pindah pesawat untuk kembali ke Jakarta untuk mengikuti acara 17-an di kampung saya. Di imigrasi ternyata nama saya ada di daftar black list, lalu saya diinterview panjang lebar selama 1 jam-an tentang riwayat hidup saya dan dipertanyakan hubungan saya dengan orang yang tidak saya kenal bernama Indra M," papar Suryo kepada para pembaca akun media sosial miliknya, Selasa (17/8/2016).

BAGIKAN

0 comments: