Tuesday, 27 September 2016

Agus Yudhoyono Resmi Akhiri Tugasnya Sebagai Komandan Yonif Mekanis 203/AK

Mayor Inf. Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) menyerahkan tongkat komando kepemimpinan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning kepada Kasbrig Infanteri 1 Pengamanan Ibukota/ Jaya Sakti Kodam Jaya Letkol Inf. Edwin Sumantha, Rabu (28/9/2016). (Foto:  Instagram @aniyudhoyono)
Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Mayor Inf. Agus Harimurti Yudhoyono, secara resmi mengakhiri masa tugasnya di TNI-AD dengan menyerahkan jabatannya sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Mekanis 203/Arya Kamuning, Kodam Jaya per hari Senin (26/9/2016).

Upacara penyerahan jabatan tersebut digelar secara sederhana di ruangan Markas Yonif Mekanis 203/AK yang bermarkas di Jl Gatot Subroto Km.6, Jatiuwung Tangerang. Informasi itu didapatkan dari salah satu posting-an akun Instagram ibunda Agus, @aniyudhoyono.

Agus yang juga peraih penghargaan Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik dari Akademi Militer tahun 2000 itu menyerahkan tugas dan tanggung jawab dari jabatannya kepada Kepala Staf Brigade Infantri I Pengamanan Ibukota/Jaya Sakti (Kasbrigif 1 PIK/JS), Letkol Inf. Edwin Sumantha.

"AHY secara resmi mengakhiri tugas dan jabatannya. AHY menyerahkan tugas dan tanggung jawab komando Dan Yonif Mekanis 203/Arya Kamuning kepada Kasbrigif 1 PIK/Jaya Sakti, Letkol Inf. Edwin Sumantha," demikian potongan caption dari foto yang diunggah oleh Ani Yudhoyono.

Agus yang juga merupakan putra sulung Presiden RI-ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Yudhyonono, harus mengundurkan diri dari dinas aktif ketentaraan Indonesia karena dia maju sebagai calon gubernur DKI dalam Pilkada 2017. Dia berpasangan dengan birokrat karir di pemerintahan DKI Jakarta, Sylviana Murni.

Dan Agus pun memutuskan menerima aspirasi Partai Demokrat untuk maju ke Pilkada DKI Jakarta 2017 di saat dia sedang memimpin Batalyonnya dalam latihan bersama (Latma) Wirra Jaya Ausindo 2016 dengan Angkatan Darat Australia di Darwin, Australia.

Agus dan Sylviana sendiri diusung koalisi empat partai, yakni Partai Demokrat (PD), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Demi maju di Pilkada 2017, Agus melepaskan kariernya di TNI AD dengan pangkat terakhir mayor dari Korps Infantri. Padahal, pada 1 April 2017 mendatang dirinya dipastikan akan mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi letnan kolonel.

Dalam pidato pertamanya usai mendaftar sebagai calon gubernur di KPU DKI Jakarta, Jumat malam (23/9), Agus menyebut sebagai hari itu sebagai hari yang bersejarah dalam hidupnya.

Ia bahkan beberapa kali tak kuasa menahan haru dan kegundahannya saat menyebut kata TNI. "Seorang pemimpin harus bisa mengambil keputusan dan tanpa paksaan dan tekanan dari siapapun," katanya.

"Saya sangat memahami banyak yang merasa sedih, menyayangkan dan mempertanyakan keputusan yang saya ambil karena merasa bahwa saya memiliki karier dan masa depan yang baik di TNI." kata pria yang mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan Seskoad di Amerika ini.

"Tapi dengan hati yang tulus, saya menyakinkan bahwa rasa cinta saya pada TNI, yang telah melahirkan dan menempa saya... (terhenti menahan haru)... tidak akan pernah pudar... Dan pada kesempatan yang baik ini pula izinkan saya untuk mengucapkan rasa terima kasih, hormat, dan juga bangga saya kepada para atasan, senior, kepada rekan perwira serta seluruh prajurit....seluruh prajurit yang pernah saya pimpin...," kata dia.

"Terus terang dengan hati yang berat, karena lebih dari 15 tahun saya berdinas di dunia keprajuritan, di jajaran TNI... yang saya cintai dan saya banggakan," ujar pria yang dalam karier militernya dibesarkan di lingkungan pasukan tempur Lintas Udara, Kostrad ini.

"Namun saya mengatakan bahwa saya siap untuk melakukan pengabdian yang lain yaitu di dunia politik dan pemerintahan. (hadirin bertepuk tangan). Mohon maaf, sejatinya sebenarnya dari TNI pulalah saya belajar dan punya prinsip bahwa mengabdi untuk masyarakat, negara dan bangsa tidak mengenal batas waktu dan wilayah penugasan," kata dia.


BAGIKAN

0 comments: