Tuesday, 27 September 2016

Kasus Perampasan Kamera, Slamet Mendapat Ancaman Hendak Dibunuh

Wartawan menggelar aksi solidaritas atas kekerasan terhadap wartawan di depan pertokoan Mega Bekasi Jalan Ahmad Yani, Rabu (17/8). (Illustrasi)
 Sidang terkait kasus perampasan kamera wartawan yang dilakukan oleh Irene Madalena terhadap wartawan Buserkriminal.com saat menjalankan tugas jurnalistiknya semakin memanas sampai dengan munculnya nada ancaman yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

Menurut Slamet Maulana korban sekaligus saksi kejadian menjelaskan jika usai persidangan dirinya sempat didatangi orang tak dikenal, dengan membawa empat garpu makan ditangannya sambil mengancam akan membunuh dirinya jika kasus terkait perampasan kamera tidak diselesaikan dengan damai.

Tahu dirinya terancam, dengan ketakutan Slamet seketika itu juga berlari menjauhi OTK dan menyelamatkan diri.

Hal itu disaksikan oleh rekan Slamet yang saat kejadian tengah berkumpul di sebuah warung kopi tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Tiba tiba datang seseorang dengan nada mengancam “kalau tidak damai saya bunuh kamu” sambil membawa empat garpu yang mau ditusukkan ke perut saya” Kata Slamet saat dimintai keterangan terkait kejadian yang menimpa dirinya.

Slamet menduga jika OTK tersebut adalah suruhan dari terdakwa yang sedang berperkara dengan dirinya yaitu Irene Madalena. Alasannya dia tidak pernah berselisih dengan siapapun kecuali dalam kasus perampasan kamera yang melibatkan Irene. (Baca juga : Lecehkan Tugas Wartawan, Irene Terancam Masuk Bui dan Denda Rp. 500 juta)

“Entah orang suruhan siapa, tapi saat ditanya dia (OTK) minta perkara dengan Irene Madalena harus bisa damai kalau tidak (saya) akan dibunuh,” Ungkap Slamet.

BAGIKAN

0 comments: