Thursday, 15 September 2016

Pangdam VII Minta Prajurit Yang Terlibat Percaloan Masuk Akmil Dipecat


 Panglima Kodam (Pangdam) VII Wirabuana Mayjen Agus Surya Bakti menegaskan 11 oknum anggota TNI telah menjalani proses hukum terkait sogokan saat penerimaan prajurit di tubuh TNI. 

"Ada 11 orang menjalani proses hukum, empat oknum direkomendasikan ke tingkat Mahkamah Militer terkait pidana umum, sementara tujuh lainnya disanksi hukuman disiplin termasuk penundaan pangkat," kata Agus di, Makassar, Rabu (14/9).

Dia menyebutkan, beberapa anggota yang terlibat diketahui berpangkat perwira menengah dan selebihnya anggota. Meski demikian, pihaknya ingin persoalan ini tuntas dan konsekuesi prajurit TNI siap menerima risiko ketika bersalah. 

Barang bukti uang yang diduga sebagai uang sogok diamankan dengan jumlah Rp 1,5 miliar. Mengenai jumlah perwira menengah (pamen), perwira pertama (pama), bintara, tamtama, dan PNS yang diduda terlibat, masih penyelidikan internal.

Dari 11 tentara itu, kata Agus, mereka memberikan sogokan kepada sindikat percaloan penerimaan prajurit TNI sehingga diusulkan akan dipecat. Kendati Agus tak memberi nama oknumnya, tetapi pihaknya telah mengajukan mereka ke polisi.

"Penyogok maupun disogok sama-sama kena, semuanya diproses dan didorong ke polisi termasuk ke Mahkamah Militer sesuai dengan pelanggarannya, biarkan penegak hukum menentukan sanksinya," ucap Suami Bella Saphira tersebut.

Berdasarkan penyidikan selama sembilan bulan, kata dia, terbongkar adanya sindikat percaloan bahkan dilakukan pada oknum penerima sogokan.

Meski 11 taruna Akademi Militer (Akmil) itu sudah dilantik, lanjut Agus, tetap diusulkan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono untuk diberikan sanksi maksimal pemecatan. (Dewi  Anastasya)


BAGIKAN

0 comments: