Thursday, 29 September 2016

Tutup PON XIX, Wapres Ingatkan Bahwa Olahraga Untuk Jaga Persatuan Bangsa


Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 secara resmi ditutup oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK),di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (29/9/2016) malam. Wapres mengatakan, pelaksanaan kompetisi olahraga ini penting demi kebersamaan dan kebhinekaan bangsa. 

"Kita semua mengharapkan bahwa, pekan olahraga ini menjadi lambang persatuan dan pembinaan kita semua," kata Kalla saat menghadiri acara penutupan PON XIX.

Kalla mengatakan, pertandingan dalam setiap cabang olahraga tak hanya sebagai bentuk kompetisi. Tapi juga pembinaan fisik, kerja sama, kejujuran, kebanggaan, dan kehormatan seluruh kontingen.

"Dan kegembiran kepada semua peserta. Semua itu mencerminkan bagaimana kebersamaan. Alangkah indahnya kebinekaan kita, kebersamaan kita," sambung Kalla.

Kalla berharap, semoga atlit yang berprestasi bisa mempertahankan apa yang telah mereka dapatkan. Kalla mengingatkan, setelah PON, Indonesia menjadi tuan rumah dalam perhelatan Asian Games pada tahun 2018 nanti.

Selain itu, Kalla juga mengingatkan atlit muda dapat berlatih lebih giat untuk menghadapi PON selanjutnya. Pelaksanaan PON selajutnya diharapkan dapat terlaksana lebih baik. "Semoga PON yang akan datang di Papua diselenggarakan lebih baik lagi. Dengan ini saya dengan resmi menutup PON ke XIX di Jawa Barat," ujar Kalla.

Selain Kalla, juga turut hadir Ketua DPR Ade Komarudin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin.

Prosesi penutupan dilakukan dengan dibunyikannya sirine  Setelah sirine selesai dibunyikan, bendera PON diturunkan oleh Paskibra. Bendera PON kemudian diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Ketua DPR RI Ade Komarudin kepada Gubernur Papua Lukas Enembe. Pemberian bendera itu sebagai simbol bahwa PON selanjutnya akan digelar di Papua pada 2020 mendatang.

Papua jadi provinsi pertama di kawasan timur Indonesia yang menjadi tuan rumah PON. Prosesi penyerahan bendera dilakukan area tengah panggung. Penyerahan bendera PON mendapat sambutan meriah dari para penonton, atlet, dan semua yang hadir di lokasi. Sebelum diserahkan, bendera PON dikibarkan lebih dulu oleh Aher.

Bendera kemudian diberikan pada Lukas untuk dikibarkan. Setelah itu, bendera diserahkan pada pengibar bendera untuk disimpan di tempat yang sudah ditentukan. Selanjutnya, bendera itu akan berkibar di Tanah Papua. Usai prosesi penutupan, kegiatan di lokasi dilanjutkan dengan tarian yang menggambarkan serah terima posisi tuan rumah PON dari Jawa Barat ke Papua. (M. Tariez)

BAGIKAN

0 comments: