Saturday, 1 October 2016

Bela Indonesia, Diplomat Cantik Ini “Menampar” Wajah Para Pemimpin Negara Pasifik di PBB


 Netizen akhir-akhir ini dikejutkan dengan beredarnya video rekaman Nara Masista Rakhmatia seorang Diplomat cantik yang dengan berani dan tegas “menampar” wajah ke enam kepala negara pasifik yang tergabung dalam organisasi PBB terkait isu pelanggaran HAM di Papua.

Dalam video tersebut Nara dengan tegas dan lantang menyatakan sikap Indonesia yang tidak terima terkait kecaman enam pemimpin negara pasifik yang terlalu mencampuri urusan dalam negeri Indonesia melalui forum PBB yaitu Presiden Nauru, Presiden Kepulauan Marshall dan empat perdana menteri negara-negara Pasifik lainnya.

Ke enam pemimpin negara pasifik tersebut dianggap tidak konsisten dan melanggar Piagam PBB yang sudah menjadi kesepakatan kolektif, bahkan sudah keluar dari konteks pembahasan awal terkait perumusan SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan).

“Indonesia terkejut, di mimbar yang sangat penting ini dimana para pemimpin dunia bertemu dan berkumpul disini untuk membahas implementasi awal SDGs, transformasi dari tindakan kolektif kita dan tantangan global lainnya seperti perubahan iklim dimana negara pasifik yang paling akan terdampak. Para pemimpin tersebut ternyata malah memilih melanggar Piagam PBB dengan mengintervensi kedaulatan negara lain dan melanggar integritas teritorialnya” Jelas Nara yang disampaikannya dihadapan seluruh pemimpin dunia yang tergabung dalam PBB.

Dalam penyampaiannya, Nara juga menyebutkan jika ke enam pemimpin negara pasifik tersebut sudah tidak mencerminkan sikap persahabatan karena dengan sengaja menunjukkan dukungannya terhadap kegiatan kelompok tertentu di Papua dan Papua Barat yang selama ini dikenal kerap melakukan aksi kriminal, teror dan mengganggu ketertiban umum bahkan secara nyata melakukan pembunuhan terhadap warga sipil dan aparat negara yang bertugas.

“Itu sudah melanggar kedaulatan dan integritas teritori suatu negara, hal itu sangat disesalkan dan berbahaya bagi negara-negara untuk menyalahgunakan (fungsi) PBB termasuk dalam sidang umum ini” tegasnya lagi.

Tidak tanggung-tanggung diplomat cantik ini juga menyinggung para pemimpin negara tersebut yang sengaja menjadikan isu domestik Indonesia sebagai bagian dari manuver mereka untuk mengalihkan isu yang terjadi dinegaranya sendiri terkait permasalahan sosial dan ekonomi yang hingga saat ini dianggap tidak pernah tuntas. Selain itu sikap para pemimpin negara pasifik ini juga dianggap telah melecehkan kredibilitas forum internasional PBB.

Disebutkan Nara, sebagai negara berdaulat Indonesia telah menunjukkan peran aktifnya di dunia Internasional terkait penegakan HAM dan tidak pernah absen sebagai peserta ataupun penyelenggara.

Selama Nara memberikan penjelasannya tak satupun negara lain bergeming, semuanya terfokus pada ucapan gadis belia berusia 33 tahun ini yang secara jelas dan gamblang tengah “menampar” wajah ke enam pemimpin negara pasifik yang diketahuinya kerap menuduh Indonesia melakukan pelanggaran HAM di Papua dan Papua Barat.

“Ada pepatah di kawasan Asia Pasifik kami, ketika seseorang menunjukkan jari telinjuknya pada orang lain, jari jempolnya secara otomatis menunjuk pada wajahnya sendiri” Sindir Nara saat mengakhiri pidatonya dihadapan seluruh dewan majelis PBB. (Baca juga : Ini Tanggapan Delegasi Solomon Island Atas Reaksi Indonesia di PBB)

BAGIKAN

0 comments: