Sunday, 2 October 2016

Ini Tanggapan Delegasi Solomon Island Atas Reaksi Indonesia di PBB

Rex Horoi salah satu perwakilan delegasi dari negara Solomon Island saat memberikan pernyataannya di sidang umum PBB ke 71 di New York.
 Setelah mendapat "tamparan" pedas dari perwakilan delegasi Indonesia Nara Marsista Rakhmatia yang memprotes keras pernyataan ke enam perwakilan negara-negara pasifik di sidang umum PBB terkait adanya dugaan pelanggaran HAM di papua, perwakilan delegasi dari Solomon Island Rex Horoi ganti bereaksi dengan memberikan hak jawabnya. (Baca juga : Bela Indonesia, Diplomat Cantik Ini Menampar Wajah Para Pemimpin Negara Pasifik di PBB)

Dalam pernyataan tersebut, Rex melihat apa yang disampaikan oleh Indonesia adalah sebuah sangkalan terhadap dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Papua. Banyaknya penghilangan nyawa yang dilakukan oleh aparat keamanan Indonesia dalam menangani persoalan di Papua telah memicu keprihatinan negara-negara yang tergabung dalam Melanesia Spearhead Group (MSG) untuk ikut melibatkan diri salah satunya dengan cara melaporkan temuan-temuan mereka ke PBB.

“Kami tidak dapat berdiam diri atas nama kedaulatan dan integritas teritorial sebuah negara sementara kami terus menyaksikan kekejian ini terus berlangsung, merupakan kewajiban moral dan etis kita sebagai anggota dari organisasi yang mulia ini (PBB) untuk memahami dan membawa kenyataan pahit ini kepermukaan” kata Rex dalam rekaman video tersebut.

Selanjutnya mereka juga minta agar PBB ikut turun tangan terkait adanya dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Indonesia terhadap warga Papua dengan menjalankan mandat Pasal 3 dalam Piagam HAM PBB serta Pasal 9 dalam Konvenan Hak Sipil dan Politik.

“Kami sebagai anggota PBB juga berkewajiban untuk meminta tanggung jawab anggota PBB untuk melaksanakan Pasal 3 Piagam HAM PBB dan Pasal 9 Konvenan Hak Sipil dan Politik.” Jelasnya lagi.

Perlu diketahui, Solomon Island sejak tahun lalu memang dikenal sangat aktif melakukan lobi-lobi terhadap negara kepulauan pasifik agar memberikan dukungannya bagi kemerdekaan Papua. Sedangkan Rex adalah mantan direktur Foundation for the Peoples of the South Pacific yang ditunjuk secara khusus oleh  Perdana Menteri Solomon, Manasye Sogavare  untuk bertanggung jawab penuh memastikan dukungan MSG memasukkan Papua ke dalam daftar Dekolonisasi PBB.

BAGIKAN

0 comments: