Friday, 21 October 2016

Panglima TNI Berharap Tak Ada Dualisme lagi di PSSI

 Panglima TNI Jenderal TNIGatot Nurmantyo berharap tidak akan ada lagi terjadi dualisme kepemimpinan di tubuh induk organisasi sepak bola Indonesia, PSSI dari hasil Kongres PSSI yang akan digelar di Jakarta, 10 November nanti.

"Ada satu purnawirawan dan ada Letjen Edy Rahmayadi dan sebagainya. Saya hanya berharap agar PSSI pada 10 November ini punya satu pimpinan, Ketua PSSI dan perangkatnya," ujar Gatot Nurmantyo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Jumat (21/10). 

Dirinya tak mempermasalahkan siapa yang akan menjadi pemenang pada Kongres PSSI. Termasuk keterlibatan tiga jenderal TNI di kongres tersebut. Untuk itu menurutnya, apa yang disampaikan FIFA agar benar-benar dijalankan dan PSSI bisa berkembang lagi."Siapapun yang terpilih jadi ketua umum PSSI tidak ada masalah," tutup Gatot Nurmantyo. 

Tiga dari sembilan kandidat yang akan maju pada pemilihan ketua umum PSSI punya latar belakang militer. Tiga kandidat yakni Pangkostrad Letjen Eddy Rahmayadi, Brigjen Benrhard Limbong, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko. 

Sementara itu, turnamen internal Piala Panglima TNI kembali digelar. Pagi tadi, Jumat (21/10/2016), di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur tim sepak bola PS Pemred yang dihuni kumpulan wartawan media nasional ikut menjajal kemampuan jajaran petinggi militer dalam sebuah laga eksebisi. (Noor Irawan)

BAGIKAN

0 comments: