Saturday, 10 December 2016

Apple Incar Beberapa Kota di Indonesia Untuk Kembangkan Unit R&D

Dalam rangka mengembangkan digital ekonomi Indonesia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mewajibkan pelaku usaha teknologi yang menjual produknya di sini untuk membangun unit penelitian dan pengembangan (research and development/R&D).

Misalnya saja Apple sebagai perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini dipastikan akan membangun pusat inovasi (innovation center) di Indonesia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, Apple akan membangun pusat R&D di tiga kota. Namun sampai saat ini belum ada informasi terbaru kota mana yang akan dibangun pusat R&D terlebih dahulu.

"Kemarin saya bicara dengan Pak Menkominfo bicarakan soal Apple supaya lebih meningkatkan software Indonesia. Karena Apple akan membuat tiga innovation center di Jakarta, Bandung, Yogya, dan Malang masih jadi potensi pilihan," tutur Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Grand Sahid Jakarta, Sabtu (10/12/2016).

Ia melanjutkan, keberadaan pusat inovasi dapat mendukung pengembangkan software Indonesia ke depannya. Bahkan yang sekarang sudah berkembang bisa semakin pesat perkembangannya, semisal aplikasi belanja online yang ramai saat ini.

"Ke depan kita harus dorong digital ekonomi seperti ini. Saya tentu ajak para alumni ITB untuk berperan penting mengembangkan software ini," harapnya.

Sekadar diketahui, Apple segera membangun R&D pada tahun ini. Saat ini Apple sudah memasuki tahap finalisasi izin pembangunan di Kementerian Perindustrian.

Pembangunan R&D ini wajib jika tidak maka perusahaan seluler asal Negeri Paman Sam tersebut tidak bisa menjual ponsel terbarunya di Indonesia. Seperti, iPhone7 yang hingga saat ini belum mendapat sertifikasi penjualan. (Dhenar)

BAGIKAN

0 comments: