Wednesday, 7 December 2016

Riedl Bangga Dengan Perjaungan Pemainnya di Lapangan

Timnas Indonesia sukses melangkah ke final ajang Piala AFF 2016 setelah berhasil menahan imbang Vietnam dengan skor 2-2 pada laga leg 2 yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (7/12/2016) malam. Hasil itu sudah cukup mengantar Tim Garuda ke final Piala AFF 2016, bertemu pemenang duel Thailand vs Myanmar yang baru dimainkan Kamis (8/12/2016).

Hasil ini membuat pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl senang. Pelatih asal Austria itu tak ragu menyebut bahwa final AFF Suzuki Cup keduanya bersama timnas Indonesia adalah hal manis karena sebelumnya tak diunggulkan.

"Kami bisa meraih ini karena tekad dari pemain, organisasi pertahanan kami sangat bagus, tapi kami lemah dalam menyerang dan sering kehilangan ketika coba melakukan serangan yang cepat. Tapi, bagaimana pun, ini adalah hasil yang manis karena sebelumnya tidak ada yang memperhitungkan kami. Tak ada yang memperhitungkan kami tapi kami bisa ke semi-final, tak ada yang memperhitungkan kami dan sekarang kami ke final," ungkap Riedl pada sesi jumpa pers selepas laga.

Riedl mengakui kalau pemainnya harus berjuang selama 120 menit karena Vietnam lebih baik. "Kami baik dalam bertahan tapi tidak terlalu baik dalam menyerang. Kami terlalu mudah kehilangan bola. Dua gol lawan lahir dari set play. Apapun bisa terjadi dalam situasi itu. Kami dapat beberapa peluang bagus tapi tidak bisa menyelesaikannya," kata Alfred.

"Kami setidaknya punya tiga peluang. Dengan kondisi mereka (Vietnam), yang bermain hanya dengan 10 pemain, seharusnya ini (pertandingan) bisa berakhir lebih cepat. Namun, itu tidak terjadi," lanjutnya.

Berkat dua gol Vietnam itu, pertandingan harus dilanjutkan lewat babak perpanjangan waktu 2 x 45 menit. Alfred pun memuji penampilan Vietnam.

"Tidak ada yang berubah dalam permainan Vietnam. Vietnam tim kuat dan mereka tidak kenal menyerah. Mereka salah satu tim terbaik. Saya berharap Vietnam tetap mempertahankan pelatih mereka karena mereka bermain baik malam ini," ucapnya.

Dengan tekanan yang diberikan tim tuan rumah hampir sepanjang pertandingan, Alfred Riedl bersyukur Timnas Indonesia bisa melewati adangan itu dan lolos ke final. "Sebelumnya tidak ada yang memperhitungkan kami lolos sampai sejauh ini. Kami berjuang untuk keberuntungan dan kami berhasil meraihnya," tegas Alfred Riedl mengakhiri.




BAGIKAN

0 comments: