Monday, 27 February 2017

Baku Tembak Polisi Dengan Pelaku Pembomam Masih Terjadi di Keluruahan Arjuna, Bandung

Sebuah ledakan terjadi di Taman Pendawa Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Bandung sekitar pukul 09.55 WIB, Senin (27/2/2017). Setelah terjadi ledakan tersebut pelaku lalu masuk ke kantor Kelurahan Arjuna.

Namun tak lama kemudian terdengar pula suara letusan dari dalam kantor kelurahan berlantai dua itu. Polisi dari Polrestabes Bandung dan Brimob Polda Jabar kini mengepung terduga pembakar yang diperkirakan berjumlah satu orang tersebut.

Selain pengepungan, terlihat lima mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Namun, baru satu mobil yang mendekati lokasi kebakaran sambil menyemprotkan air karena ditakutkan terduga pelaku membahayakan jiwa para petugas pemadam kebakaran.

"Polisi sedang menyergap. Kapolres sudah ada dari sejam lalu," kata seorang polisi kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin (27/2/2017).

Kejadian tersebut juga diamini oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus. Menurut Yusri, diduga ada dua pelaku yang terlibat dalam ledakan tersebut.

"Satu orang pelaku melarikan diri, seorang lainnya berlindung di dalam kantor kelurahan," kata Yusri.

Polisi hingga ini masih mengepung lokasi kejadian. Polisi juga mengamankan sejumlah paku yang diduga merupakan bagian dari bom panci.

Yusri memastikan tidak ada penyanderaan dalam peristiwa ledakan di kantor kelurahan di Kota Bandung. Polisi juga mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri.

Menurut keterangan warga, Dono (55), dirinya  mendengar ledakan yang cukup besar. "Tadi sekitar jam 09.15 Wib saya dengar kayak suara petasan gitu. Dikirain tabung gas meledak," ungkap Dono , Senin (27/2).

Saat dia keluar rumah untuk mengecek asal ledakan, Dono melihat satu pria terduga pelaku tengah dikejar beberapa pelajar SMA. "Pas keluar rumah ada pelaku kayaknya deh itu. Laki-laki bawa ransel lagi dikejar-kejar anak SMA. Dia (terduga pelaku) pakai jaket hitam," jelasnya.

Selain jaket hitam, tambah Dono, terlihat pelaku menenteng sebuah tas ransel yang sudah bolong-bolong. "Mungkin itu bekas-bekas mesiu kali ya di dalam tas," tuturnya.

Panik lantaran dikejar-kejar, akhirnya terduga pelaku masuk ke dalam kantor Kelurahan Arjuna. "Karena dikejar-kejar, pelaku masuk ke kantor kelurahan. Terus sekarang katanya ada di lantai 2," ungkapnya.

Pantauan dilokasi kejadian saat ini masih terdengar suara baku tembak dari lantai 2 kantor kelurahan tersebut. Belum diketahui apa yang terjadi di dalam sana. Namun, personel kepolisian lengkap dengan senjata laras panjang saat ini tengah bersiaga di kantor kelurahan Arjuna yang kini telah diberi garis polisi.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Hendro Pandowo hanya mengungkapkan jika pelaku masih di lantai 2 Kelurahan Arjuna. "Pelaku masih di dalam," singkatnya. (Noor Irawan)

BAGIKAN

0 comments: