Wednesday, 1 February 2017

Bandara Adisucipto Yogyakarta Ditutup Hingga Pesawat Garuda Usai Dievakuasi

 
Pasca tergelincirnya pesawat Boeing 737-800NG milik Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 258 bernomor registrasi PK GNK dengan rute Cengkareng-Yogyakarta yang tergelincir dari landasan pacu, Rabu (1/1) pukul 19.50 WIB, mengakibatkan sejumlah penerbangan dari dan ke Bandara Adisutjipto dibatalkan. Pembatalan penerbangan ini dilakukan karena pesawat yang tergelincir belum bisa dievakuasi malam ini.

Menurut General Manager Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengatakan, saat ini pesawat belum bisa dievakuasi karena masih menunggu kedatangan alat berat "Salvage"dari Surabaya. Alat evakuasi diperkirakan baru datang besok pagi.

"Ekor pesawat hanya berjarak 12,5 meter dari runway. Jadi semua penerbangan setelah pesawat tergelincir, kita batalkan. Karena terlalu berisiko," ujar Agus saat konferensi pers di Bandara Adisutjipto, Rabu (1/1/2017) malam.

Agus melanjutkan, sebanyak tujuh penerbangan dari Bandara Adisutjipto dibatalkan hingga pesawat bisa dievakuasi. Sedangkan pesawat yang seharusnya mendarat di Bandara Adisutjipto ada 8 penerbangan yang kembali ke bandara asal.

"Kondisi pesawat saat ini roda depan maupun roda belakangnya terperosok ke tanah. Kedalamannya sekitar 30 hingga 40 sentimeter. Proses evakuasi masih menunggu alat. Bandara ditutup hingga proses evakuasi selesai," terang Agus.

Sebelumnya, Komandan Pangkalan TNI Udara Adisutjipto Yogyakarta Marsma TNI Novyan Samyoga mengatakan, karena posisi tergelincirnya pesawat Garuda sangat dekat dengan landasan pacu maka aktivitas penerbangan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta ditutup.

"Lokasi dari tergelincir 700 meter dari runway 27 atau sudah 1.500 meter dari pertama kali mendarat," katanya dan menambahkan aktivitas peberbangan keberangkatan maupun kedatangan sementara dihentikan.

Sementara itu, akun Twitter resmi TNI AU menyebut, penutupan Bandara Adisucipto sementara ini sampai dengan jam 03.00 utc atau pukul 10.00 WIB.

Pesawat Garuda tersebut mengangkut 115 penumpang, empat orang diantaranya balita. Pesawat Garuda jenis Boeing 737-800NG dengan Nomor Penerbangan GA 258 PK-GNK tersebut dengan Kapten Pilot Rio Kurnia, FO Aulia Riyani dengan lima awak kabin.

Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Penumpang yang dievakuasi segera mendapatkan pemeriksaan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Dalam peristiwa ini tidak ada penumpang yang mengalami luka. (Mella Permata Sari)

BAGIKAN

0 comments: