Thursday, 16 February 2017

Dapat Kiriman Air Dari Bogor, Beberapa Wilayah di Jakarta Kebanjiran

Banjir menggenangi beberapa wilayah di Jakarta hasil dari meluapnya sungai Ciliwung akibat air yang merupakan kiriman dari Bogor tersebut pada Kamis, 16 Februari 2017.  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melansir sejumlah wilayah di Jakarta tergenang air hingga setinggi 40 c.  seperti Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu,

Akun Twitter resmi BPBD DKI Jakarta melaporkan genangan terjadi di RW 08 Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur mulai pukul 02.15 WIB. Kemudian, di RT 06 Kelurahan Bidaracina, Jakarta Timur, pukul 02.00 WIB.

“Update peringatan dini cuaca Jabodetabek, berpotensi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang pada pukul 03.00 WIB di beberapa wilayah. Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung,” tulis @BPBDJakarta, Kamis (16/2).

BPBD menyebutkan, kenaikan tinggi muka air (TMA) pos pantau Angke Hulu pada pukul 00.00 TMA sekitar 145 cm dengan status siaga 4, dan pukul 01.00 TMA 150 cm dengan status siaga 3.

Dalam tiga jam ke depan, air diperkirakan sampai ke PA Cengkareng Drain agar masyarakat mengantisipasi wilayah aliran sungai di Rawa Buaya, Kembangan Utara, Kedoya Utara, dan Cengkareng.

Namun demikian, BPBD juga mengungkapkan penangan genangan air telah dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta. Bahkan, antisipasi pengungsi dampak luapan sungai Ciliwung di Kelurahan Cawang dengan membangun tenda.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Husein Murad mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 01.00. ”Sembilan jam setelah Katulampa siaga II,” katanya di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Kamis.

Menurut Husein, banjir ini diakibatkan curah hujan yang sangat tinggi di Bogor dan Jakarta sehingga menyebabkan air Sungai Ciliwung meluap. Namun ia memastikan banjir seperti ini tidak akan terulang jika normalisasi Sungai Ciliwung telah rampung.

”Wilayah Ciliwung yang belum dinormalisasi seperti ini dampaknya, dari Cawang, Cililitan, Bidara Cina, Kampung Melayu sebagian. Nah, sebelah selatannya ini Bukit Duri dan semua aliran di sini kena dampak seperti ini,” katanya.

Menurut Husein, normalisasi tersebut masih terus dilakukan oleh pihak Dinas Tata Air dan Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane. BPBD akan fokus pada penanganan masyarakat yang terkena dampak luapan sungai ini. “Kami memastikan mereka ada pengungsian, mereka tidur ada alasnya, ada selimutnya, mereka makan terjamin kemudian mereka dijamin juga kesehatannya,” ucapnya.

Kendati demikian, Husein mengaku tetap terus berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait dengan penanganan peristiwa ini. Karena itu, semalam peringatan banjir bisa disampaikan kepada warga setempat, sehingga masyarakat sempat mengungsi dan menyelamatkan beberapa barang berharga mereka.

Berdasarkan pengamatan banjir memiliki ketinggian yang beragam, dari semata kaki hingga sepaha orang dewasa. Sejumlah penduduk yang rumahnya terendam ada yang memilih mengungsi. Kegiatan belajar mengajar di SMA 8 Jakarta pun untuk sementara diliburkan karena lokasi sekolah masih terendam banjir. (Noor Irawan)

BAGIKAN

0 comments: