Friday, 24 February 2017

Ini Kendala PT JAS Dalam Menyambut Kedatangan Raja Salman

PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) sebagai pengelola kargo telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan Raja Salman bin Abdulazis al Saud dari Arab Saudi. PT JAS selaku penyedia pelayanan penunjang penerbangan (Ground Handling) mengalami berbagai kendala.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur PT JAS, Adji Gunawan dalam jumpa pers di Komplek Pergudangan Cardig, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (24/2/2017).

Adji mengatakan pihak kerajaan Arab Saudi minta ada 2 Ground Power Unit (GPU) atau alat penyuplai tenaga untuk pesawat di setiap pesawat yang parkir. Sedangkan Adji mengaku tidak punya cukup GPU kalau harus 2 per satu pesawat.

"Standarnya pesawat kerajaan itu membutuhan GPU, dia minta dua. Jadi bisa bayangkan kalau ada tiga pesawat yang parkir disini, maka mereka akan minta 6 GPU. Nah itu kita nggak punya," kata Adji Gunawan di lokasi.

Oleh sebab itu, pihaknya melakukan negosiasi dengan pihak Arab Saudi terkait penyediaan GPU. Akhirnya dicapai kesepakatan bisa memakai 1 GPU untuk satu pesawat yang parkir. "Itu salah satu tantangan yang kita hadapi untuk rombongan kerajaan Arab Saudi ini," tambahnya.

Selain itu kendala lain menurutnya adalah ketersediaan apron (tempat parkir pesawat) di Bandara Halim Perdanakusuma sangat minim. Sedangkan rombongan dari kerajaan Arab Saudi sangat banyak.

"Walaupun Halim pernah jadi bandara internasional dan mampu menerima B747. Keterbatasan apron (tempat parkir pesawat) yang menjadi kendala. Sehingga mungkin pada saat mendarat atau tiba pesawat rombongan ini harus diberi jeda," tuturnya.

Kemudian dia menginformasikan untuk tanggal 4 Maret 2017 itu ada penerbangan dari Arab Saudi yang berdekatan waktunya. "Jumlah penerbangan berdekatan pada 4 Maret 2017 itu ada 6 penerbangan antara pukul 13.00 WIB hingga 19.00 WIB," ungkap Adji. (Himawan Aji)



BAGIKAN

0 comments: