Thursday, 2 February 2017

Menhub Lantik Marsda M. Syaugi Sebagai Kabasarnas

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi melantik Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) yang baru Marsekal Muda TNI M. Syaugi, menggantikan Marsekal Madya TNI F.H Bambang Soelistyo yang memasuki masa pensiun.

Pelantikan dilaksanakan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, bersamaan dengan pelantikan Bambang Prihartono sebagai Staf Ahli Bidang Teknologi, Lingkungan, dan Energi Perhubungan menggantikan Nugroho Indrio, Rabu (1/2/2017).

Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan mengungkapkan bahwa pelantikan jabatan merupakan suatu proses yang alamiah dan tentunya telah melalui seleksi yang ketat. Oleh karena itu, pada kesempatan ini beliau menyampaikan selamat kepada pejabat baru yang dilantik sebagai pejabat yang dipercaya sebagai pejabat baru.

"Diharapakan saudara dapat menunaikan tugas dan tanggung jawab dengan baik dan dalam rangka meningkatkan pelayanan saudara harus melakukan langkah-langkah manajemen dan bisnis dan tidak mengabaikan unsur keselamatan diantaranya dengan menambah kredibilitas pada sarana dan prasarana yang ada dan meningkatkan kedisiplinan pegawai secara rutin dan berkesinambungan" ujarnya sebagaimana disampaikan dalam rilis dari Humas Kementerian Perhubungan..

Kepada Kepala Basarnas yang baru, Menhub juga memberikan tugas untuk melakukan upaya-upaya preventif dan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang memiliki potensi kejadian (rawan) bencana.

“Kami kemarin sempat diskusi dengan beliau. Kelihatan memang laut dan timur itu yang paling sensitif, oleh karenanya bersama dengan program dari Kementerian Perhubungan untuk take care and bright melayani pelayaran rakyat, karena mau tidak mau ini menjadi suatu basic need dari masyarakat Indonesia Bagian Timur. Kalau kita lengah maka ini seperti hal yang seolah-olah kita tidak tanggung jawab, padahal itu menjadi tanggung jawab kita,” ujar Menhub

Syaugi sebelum dilantik menjadi Kepala Badan SAR Nasional -yang kini namanya menjadi Badan Nasional Pertolongan dan Pencarian-, menjabat sebagai Direktur Jenderal Perencanaan Pertahanan (Dirjen Renhan) Kementerian Pertahanan RI. Posisi tersebut sebelumnya juga pernah dijabat oleh F.H Bambang Soelistyo selagi masih berpangkat marsekal muda.

Bila Bambang Soelistyo merupakan penerbang tempur Hawk Mk.53 Skadron Udara 15 di TNI AU, Syaugi terakhir adalah penerbang tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3. Syaugi merupakan lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1984. Di antara jabatan yang pernah diemban di TNI AU dan Kohanudnas adalah Komandan Skadron Udara 3, Pangkosek IV Biak, Komandan Lanud Iswahjudi, dan Pangkoopsau I.

Ia juga pernah menjadi Atase Pertahanan RI di Moskow, Rusia. Sebagai penerbang tempur M. Syaugi merupakan lulusan Fighter Weapon Course di Amerika Serikat dan tergabung dalam Tim Aerobatik Elang Biru TNI AU.

Syaugi lahir di Malang, 10 Desember 1960. Suami dari Ny. Lidya M. Syaugi ini dikaruniai tiga putri dan telah memiliki satu cucu laki-laki. (Noor Irawan)

BAGIKAN

0 comments: