Monday, 27 February 2017

Pelaku Bom Panci Diketahui Bernama Yayat dan Pernah Ikut Pelatihan Militer di Aceh

Warga menemukan KTP di sekitar lokasi aksi tembak menembak pelaku peledakan bom panci di Cicendo, Kota Bandung, Senin (27/2/2017). Ada kemiripan antara foto pria dalam KTP dengan wajah pelaku yang tewas di Kantor Kelurahan Arjuna, Jalan Pandawa, Cicendo, Bandung.

Berdasarkan data di KTP diketahui pria tersebut bernama Yayat Cahdiyat, lahir di Purwakarta, 24 Juni 1975 warga RT/RW. 003/001, Kampung Cukanggenteng, Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Selain KTP, warga juga menemukan sebuah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang tercecer di sekitar lokasi. Nomor polisi pada STNK itu sama dengan plat nomor sepeda motor Suzuki Smash yang ditinggal terduga pelaku peledak bom panci yakni T 4812 EV dengan nama pemilik Damawi. Adapun alamat pemilik STNK itu di RT 11/4 Kampung Sukagalih, Teluk Jambe Karawang.

Kepala Desa Cukang Genteng, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Hilman Yusuf membenarkan bahwa terduga pelaku peledakan bom panci, Yayat Cahdiyat pernah tinggal di desa tersebut dan memiliki e-KTP yang dibuat pada tahun 2015 lalu.

"Iya, pernah tinggal di sini (Desa Cukang Genteng)," tutur Hilman.

Sementara itu dari catatan kepolisian, Yayat sendiri pernah dibui atas kasus tindak pidana terorisme pada tahun 2013 lalu. Menurut polisi, warga Purwakarta ini pernah ikut pelatihan militer di Aceh.

Sebelumnya, terduga pelaku peledakan bom panci melarikan diri ke kantor kelurahan Arjuna setelah meledakkan bom di Taman Pendawa. Polisi mengepung kantor kelurahan tersebut. Pelaku dan polisi sempat baku tembak hingga akhirnya pelaku meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya. (Casandra Editya)

BAGIKAN

0 comments: