Saturday, 11 February 2017

Soni Serahkan Nota Kerja, Ahok Jadi Gubernur DKI Lagi

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono  menyerahkan Laporan Nota Singkat kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Agung DKI Jakarta, Sabtu (11/2/2017). Dalam acara tersebut, Soni didaulat menyampaikan sambutannya sekaligus menyerahkan jabatan gubernur kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Tiga bulan setengah saya mendapat mandat untuk gantikan Pak Ahok. Sekarang saya naik ke mimbar ini, nanti begitu turun sudah kembali jadi Ditjen Otda (otonomi daerah)," ujar Soni Sumarsono yang sontak hadirin yang hadir di ruangan tersebut tertawa seraya bertepuk tangan.

Dalam nota kerja singkat yang diserahkan tersebut berisi mengenai laporan apa saja yang telah dilakukannya selama menjabat sebagai Plt Gubernur DKI. Karena ada beberapa pekerjaan yang dititipkan oleh petahana untuk diselesaikan Sumarsono. "Saya serahkan catatan. Waktu transisi kan Pak Gubernur kasih catatan ke saya untuk nanganin beberapa hal, seperti Bantar Gebang dan lainnya. Nah ini saya memberikan catatan yang sudah saya kerjakan," ujar Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (11/2/2017).

Sumarsono menuturkan, khusus untuk permasalahan Bantar Gebang pihaknya sudah berhasil menyelesaikan tugas. Dalam masa transisi dari swasta menjadi swakelola tidak ada masalah yang berarti.

Dirinya juga melaporkan progres pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Kendala pembebasan sebanyak 136 bidang dapat diselesaikan pada akhir tahun lalu. Sehingga target operasional pada 2019 bisa terlaksana.

Sementara itu, ada beberapa pekerjaan yang harus diteruskan oleh gubernur petahana. Yakni mengenai revisi peraturan gubernur (Pergub) mengenai Electronic Road Pricing (ERP).

Pembahasan mengenai revisi pergub telah dirapatkan berkali-kali. Namun hingga saat ini masih dalam proses pembahasan. Sehingga dirinya tidak dapat menandatangani revisi pergub tersebut.

"Yang perlu diteruskan itu misalnya ERP, jalan berbayar ketika harus direvisi pergubnya saya nggak sempat teken," imbuhnya.

Soni sapaan akrabnya juga mengatakan penanganan pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang juga belum dapat diselesaikan dengan baik. Dirinya meminta agar hal tersebut bisa diselesaikan.

Ia juga menyampaikan terimakasih sekaligus permohonan maaf selama menjabat sebagai Plt Gubernur, kepada jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Selain itu juga instansi terkait seperti Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

"Kalau kurang berkenan selama saya menjabat saya mohon maaf. Kalau ada kekurangan anggap dinamika, romantika membangun Jakarta secara teknik, politik maupun administrasi," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama (Ahok) juga mengucapkan terima kasih kepada Plt Gubernur yang menggantikan jabatannya. Terutama mengenai permasalahan Bantar Gebang yang telah diselesaikan dengan baik.

Basuki Tjahya Purnama menambahkan, "Bantar Gebang bisa diselesaikan, saya ucapkan terima kasih," kata Ahok.

Tak hanya Ahok, acara serah terima jabatan itu juga dihadiri oleh wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat beserta istri, ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi, serta beberapa pejabat eselon satu dan dua.

Acara serah terima jabatan itu dilakukan setelah Ahok mengambil cuti kampanye bersama Djarot yang dimulai pada 28 Oktober 2016 sampai dengan 11 Februari 2017. (Noor Irawan)

BAGIKAN

0 comments: