Thursday, 23 March 2017

Densus 88 Baku Tembak Dengan Terduga Teroris di Cilegon

Tim Densus 88/Anti Teror Polri yang berjumlah 20 orang mengamankan sejumlah orang terduga teroris di depan PT. Semen Merah Putih, Lngkungan Ciwandan, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon Banten pada Kamis (23/3/2017) siang ini sekitar pukul 12.00 WIB.

Tim Densus 88 berhasil melumpuhkan sejumlah orang terduga teroris dari dalam mobil mini bus hitam bernomor polisi B 1479 KKA. Satu orang terduga tewas tertembak di didalam mobil setelah terjadi aksi baku tembak dengan anggota Densus 88.

Sementara Satu terduga teroris lainya mengalami luka tembak di bagian punggung dan langsung di larikan ke Rumah Sakit KS Kota Cilegon Banten. Sedangkan Satu lainya diamankan dalam kondisi hidup dan langsung di bawa ke Mabes Polri.

Selain itu, dari dalam mobil yang dikendarai terduga teroris, anggota mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api jenis FN dan 1 tas hitam.

Pada saat akan ditangkap, terduga teroris dengan menggunakan mini bus melaju dari Kramat Watu, Kabupaten Serang Banten menuju Anyer di Cilgeon Banten, mobil tersebut dihentikan anggota Densus 88. Ketika dihentikan oleh Tim Densus 88 rombongan terduga teroris tersebut berusaha melarikan diri dan menabrak anggota yang menghadang.

Terjadi aksi baku tembak antara anggota Densus dengan teruga teroris hingga akhirnya tertangkap di depan PT. Semen Merah Putih Kota Cilegon Banten.

Terduga teroris tersebut bernama Icuk, Achmad Supriyanto, Abdul Majid mengalami luka tembak dan Nanang Kosim meninggal dunia.

Sebelumnya, Anggota tim Densus 88 juga telah mengamankan satu terduga teroris lainya di Pandeglang, Banten berinisal Adi Jihadi. Diduga terudga teroris itu jaringan Abu Sayyaf.

Sementara Kapolda Brigjend Pol Listyo Sigit Prabowo yang datang kelokasi penangkapan, enggan memberikan keterangan banyak terkait penangkapan terduga teroris tersebut. (Himawan Aji)

BAGIKAN

0 comments: