Thursday, 16 March 2017

Kesehatan Hasyim Muzafi Semakin Menurun Dalam Beberapa Hari Terakhir ini

KH. Hasyim Muzadi (kanan) saat bersama kepala BNPT, Komjen Pol Drs. Suhardi Alius (kiri) dalam sebuah acara di pesantren Al Hikam, Depok beberapa waktu lalu. (Foto : Dok. BNPT)
  Anggota Dewan Pertimbangan Presiden KH Hasyim Muzadi meninggal dunia. Kabar duka tersebut disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada laman Twitter miliknya, Kamis, 16 Maret 2017. Hasyim Muzadi meninggal dunia sekitar pukul 06.15 WIB.

Mantan Calon Wakil Presiden RI yang berpasangan dengan Megawati pada pilpres 2004 itu meninggal karena sakit. Salah satu penyebab kesehatan KH Hasyim Muzadi menurun dikarenakan sesak napas akibat dahak dari batuk yang dialaminya. Keterangan tersebut disampaikan Ketua Tim Dokter yang menangani Kiai Hasyim, dr Hariadi Moeljosoedirjo, pada Rabu, 15 Maret 2017.

Dahak yang berada di tenggorokan Hasyim Muzadi tersumbat sehingga Kiai yang dikenal moderat dan nasionalis itu mengalami sesak napas. Dahak berperan melumasi lapisan lembut dalam sistem pernapasan. Tanpa dahak, udara yang dihirup terasa sangat tidak nyaman.

Namun, produksi dahak yang berlebihan dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk bernapas dan tidak nyaman.

Seperti yang dialami Hasyim Muzadi, dahak yang tersumbat dapat menumpuk di paru-paru dan tenggorokan. Penumpukan dahak dapat terasa menyakitkan, menurut ditulis dari Livestrong, Kamis (16/3/2017).

Warna dahak yang muncul berwarna kuning atau hijau. Bahkan dahak yang sangat tebal dapat menunjukkan adanya infeksi bakteri. Selain pemicu produksi dahak dari batuk, bronkitis (infeksi saluran pernapasan) dapat juga memengaruhi produksi dahak yang berlebihan.

Bronkitis terjadi ketika lapisan tabung bronkial meradang, yang akan memicu dahak berlebihan dan sesak napas.

Rencananya siang ini nanti jenazah Hasyim Muzadi akan diterbangkan ke Jakarta untuk selanjutnya akan dimakamkan di kawasan Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok pada sore nanti.

BAGIKAN

0 comments: